Walikota Bukittinggi Sidak Pasar, Pantau Harga Sembako Bulan Ramadhan

  • Whatsapp
Walikota Ramlan Nurmatias, sejumlah Kepala OPD, perwakilan Bulog, BPS, kepolisian saat sidak sejumlah harga bahan pokok diseputaran Pasar Bawah, Kota Bukittinggi, Rabu 15 Mei 2019. Foto : Istimewa
Walikota Ramlan Nurmatias, sejumlah Kepala OPD, perwakilan Bulog, BPS, kepolisian saat sidak sejumlah harga bahan pokok diseputaran Pasar Bawah, Kota Bukittinggi, Rabu 15 Mei 2019. Foto : Istimewa

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi melakukan sidak pasar saat Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1440 H.

Sidak dipimpin langsung Walikota Ramlan Nurmatias, sejumlah Kepala OPD, perwakilan Bulog, BPS, kepolisian diseputaran Pasar Bawah, Kota Bukittinggi, Rabu 15 Mei 2019.

Bacaan Lainnya

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, sidak pasar dilakukan untuk mengetahui harga pasar terkini. Pasalnya, memang pemerintah wajib mengetahui harga komoditi sehingga jika terjadi permasalahan seperti inflasi maupun deflasi, dapat dicarikan solusi terbaik.

“Kita tentu tidak menginginkan terjadi inflasi, seluruh harga naik dan membebankan warga. Namun deflasi terlalu lama, juga tidak baik. Sehingga ada batas kewajaran lah untuk harga pasaran ini. Sehingga kebutuhan warga terpenuhi, ekonomi masyarakat membaik,” kata Ramlan.

Dalam sidak itu, Walikota menanyakan sebagian besar harga komoditi pasar, terutama untuk bawang putih yang beberapa waktu terakhir diakui harganya melonjak tajam, bahkan mencapi Rp 80 ribu untuk setiap kilogramnya.

“Alhamdulillah, sekarang pasokan bawang putih sudah mulai membaik, harganya mulai stabil. Di pasaran kita sekarang, bawang putih dijual Rp 30.000 hingga Rp 45.000 per kilonya. Sementara harga komoditi lain, jelang lebaran ini, masih dalam taraf normal,” jelas Wako.

Untuk harga cabe merah, masih dijual dengan harga Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.

Kemudian, bawang merah Rp 35 ribu per kilogram, ayam Rp 50 ribu per ekor.

Daging masih sekitaran Rp 130 ribu per kilogram, sedangkan untuk telur ayam kampung dijual Rp 2 ribu per butir.

Sedangkan harga beras kuruik-kusuik, masih seputaran Rp 13,5 ribu per kilogram, beras bulog Rp 11 ribu per kilogram dan beras sokan Rp 12 ribu per kilogram.

Kemudian untuk tepung protein sedang Rp 9 ribu per kilogram dan tepung protein rendah Rp 7 ribu per kilogram.

Untuk meredam dan langkah antisipasi, Pemko juga menggelar bazar murah, operasi pasar dan penyaluran zakat serta paket lebaran untuk warga kurang mampu di Kota Bukittinggi.

Leave your vote

Pos terkait