Tutup
EkonomiKonsumenNews

Warga Pasaman Pastikan Distribusi LPG Tiga Kilogram Tetap Normal

141
×

Warga Pasaman Pastikan Distribusi LPG Tiga Kilogram Tetap Normal

Sebarkan artikel ini
lpg-3-kg-normal,-warga-pasaman-aguswanto-apresiasi -hiswana-migas
LPG 3 KG Normal, Warga Pasaman Aguswanto Apresiasi  Hiswana Migas

PASAMAN – Isu lonjakan harga gas LPG 3 kg yang sempat beredar di wilayah Pasaman dan Pasaman Barat saat momen Idul Adha dibantah keras oleh warga setempat. Masyarakat memastikan distribusi gas bersubsidi tersebut tetap berjalan normal dan stabil tanpa ada kendala berarti.

Aguswanto, warga Pasaman sekaligus Ketua organisasi pers di Sumatera Barat, memberikan apresiasi atas langkah aktif Hiswana Migas dalam memonitor pangkalan serta penyaluran BBM dan LPG. Menurutnya, kabar mengenai harga yang mencekik hanyalah ulah segelintir oknum pengecer nakal, bukan cerminan harga resmi di pangkalan.

“Saat pulang kampung untuk merayakan Idul Adha, saya tidak menemukan harga yang melonjak tidak wajar. Masyarakat sebenarnya tidak keberatan dengan harga yang ada saat ini,” ujar Aguswanto.

Ia menegaskan, jika masyarakat merasa dirugikan oleh oknum pengecer yang menjual di luar batas wajar, sebaiknya segera melaporkan kepada pihak berwajib. Langkah ini dinilai krusial agar aparat kepolisian dapat menindak tegas para pelaku dan tidak membiarkan Pertamina maupun Hiswana Migas menjadi sasaran kritik yang tidak mendasar.

“Warga jangan mau dibohongi atau diperas dengan harga tinggi. Jika menemukan praktik tersebut, sebaiknya jangan dibeli dan serahkan oknumnya kepada kepolisian untuk ditindak tegas,” tegasnya.

Kesaksian serupa disampaikan Prima, seorang pengojek asal Simpang Ampek. Ia mengaku tidak menemui kesulitan saat membeli gas LPG 3 kg untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

“Saya baru saja beli gas kemarin dan harganya masih wajar. Kalau di sini saya pastikan kondisinya normal, meski saya tidak tahu persis bagaimana kondisi harga di nagari lain,” ungkap Prima.

Secara keseluruhan, warga memastikan kebutuhan bahan bakar untuk memasak hidangan khas Idul Adha tetap terpenuhi dengan lancar. Mereka berharap pengawasan di lapangan terus diperketat agar tidak ada lagi pihak yang memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi.