Padang – Normalisasi aliran sungai Batang Guo, Kelurahan Kuranji, mulai dikebut menggunakan tiga unit alat berat sejak Selasa (4/8) malam.
Aksi tanggap darurat ini merupakan tindak lanjut langsung atas perintah Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, usai meninjau lokasi banjir pada Selasa siang.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumbar menyumbang dua unit alat berat, sementara Pemerintah Kota Padang mengerahkan satu unit tambahan untuk mempercepat pengerjaan.
Kepala Dinas SDABK Sumbar, Rifda Suriani, menerangkan bahwa prioritas utama tim di lapangan adalah mengembalikan aliran sungai ke jalur aslinya.
“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami telah mengerahkan dua unit alat berat milik Dinas SDABK dan satu unit alat berat dari Pemerintah Kota Padang ke lokasi, ketiga alat berat tersebut telah mulai bekerja sejak tadi malam,” ungkap Rifda, Rabu (5/8/2026).
Langkah ini diambil mengingat perubahan jalur sungai akibat banjir deras sempat merendam badan jalan hingga melumpuhkan akses mobilitas warga.
Pembersihan material yang menyumbat aliran air terus dimaksimalkan oleh petugas guna menekan potensi banjir susulan di kawasan tersebut.
Di samping pemulihan infrastruktur sungai, pemerintah daerah juga bergerak cepat mendata kerusakan serta menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak.
Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen penuh mengawal proses pemulihan hingga seluruh aktivitas masyarakat di wilayah terdampak kembali normal.






