Tutup
NewsRegulasi

Pemerintah Upayakan Pertumbuhan Ekonomi 8% pada 2025 ?

577
×

Pemerintah Upayakan Pertumbuhan Ekonomi 8% pada 2025 ?

Sebarkan artikel ini
Kejar Pertumbuhan Perekonomian 8%, eksekutif Wajib Lakukan Hal Ini!

Jakarta – Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi, Aliyahdin Saugi, menyatakan bahwa target pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi 8% pada 2025 bukanlah hal yang mudah.

Untuk mewujudkannya, pemerintah perlu melakukan sejumlah langkah, seperti meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan mendorong industrialisasi.

“Fokus pada infrastruktur yang dilakukan pemerintah sebelumnya perlu dilanjutkan, tetapi saat ini prioritas harus bergeser ke SDM dan industrialisasi. Program-program seperti pemberian makanan gratis terbukti mampu meningkatkan kecerdasan masyarakat,” ujar Aliyahdin dalam acara Road to Awards CNBC Indonesia 2024, Rabu (25/9/2024).

Selain itu, Aliyahdin juga menekankan pentingnya melanjutkan program-program pengembangan yang telah dijalankan pemerintah sebelumnya. Program-program tersebut telah terbukti memberikan nilai tambah dan berkontribusi pada peningkatan jumlah tenaga kerja.

“Dengan peningkatan GDP per kapita Indonesia menjadi sekitar 10.000, kita dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%,” kata Aliyahdin.

Ia optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap berada di kisaran 5% ke depan. Keyakinan tersebut didasarkan pada kinerja neraca perdagangan yang baik dan nilai tukar rupiah yang stabil. Selain itu, program-program pemerintah yang semakin baik diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerikat Serikat (AS) melemah pada Jumat (17/4/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah melemah 0,29% secara harian ke Rp 17.189 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,27% secara harian ke Rp 17.189 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah kembali melemah cukup besar dan mencatatkan rekor paling lemah sepanjang sejarah….

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan Senin (20/4/2026), di tengah sentimen global yang masih dibayangi ketegangan geopolitik. Pada penutupan perdagangan Jumat (17/4/2026), IHSG ditutup menguat 0,17% ke level 7.634,00. Penguatan ini ditopang oleh antisipasi aksi korporasi emiten serta koreksi harga minyak mentah. Head of Retail Research MNC Sekuritas…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Kinerja emiten batubara tercatat menurun pada tahun 2025 yang salah satunya disebabkan oleh berkurangnya harga jual rata-rata atau average selling price (ASP). Sejumlah faktor seperti pemangkasan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB), harga batubara hingga sentimen geopolitik menjadi faktor penentu kinerja emiten batubara ke depan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa volume produksi…