Tutup
NewsRegulasi

Pemerintah Upayakan Pertumbuhan Ekonomi 8% pada 2025 ?

575
×

Pemerintah Upayakan Pertumbuhan Ekonomi 8% pada 2025 ?

Sebarkan artikel ini
Kejar Pertumbuhan Perekonomian 8%, eksekutif Wajib Lakukan Hal Ini!

Jakarta – Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi, Aliyahdin Saugi, menyatakan bahwa target pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi 8% pada 2025 bukanlah hal yang mudah.

Untuk mewujudkannya, pemerintah perlu melakukan sejumlah langkah, seperti meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan mendorong industrialisasi.

“Fokus pada infrastruktur yang dilakukan pemerintah sebelumnya perlu dilanjutkan, tetapi saat ini prioritas harus bergeser ke SDM dan industrialisasi. Program-program seperti pemberian makanan gratis terbukti mampu meningkatkan kecerdasan masyarakat,” ujar Aliyahdin dalam acara Road to Awards CNBC Indonesia 2024, Rabu (25/9/2024).

Selain itu, Aliyahdin juga menekankan pentingnya melanjutkan program-program pengembangan yang telah dijalankan pemerintah sebelumnya. Program-program tersebut telah terbukti memberikan nilai tambah dan berkontribusi pada peningkatan jumlah tenaga kerja.

“Dengan peningkatan GDP per kapita Indonesia menjadi sekitar 10.000, kita dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%,” kata Aliyahdin.

Ia optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap berada di kisaran 5% ke depan. Keyakinan tersebut didasarkan pada kinerja neraca perdagangan yang baik dan nilai tukar rupiah yang stabil. Selain itu, program-program pemerintah yang semakin baik diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot makin tak berdaya hingga perdagangan tengah hari ini. Jumat (17/4/2025), rupiah di berada di level Rp 17.190 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,29% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.139 per dolar AS. Alhasil rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia. Pada perdagangan intraday, rupiah sempat menyentuh leve terendahnya saat…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di zona hijau pada perdagangan sesi pertama Jumat (17/4/2026), meskipun bursa regional bergerak melemah. Mengutip data RTI, IHSG naik 0,20% atau 15,505 poin ke level 7.636,887. Sepanjang sesi, tercatat 331 saham menguat, 291 saham melemah, dan 194 saham stagnan. Aktivitas perdagangan tergolong ramai dengan total volume mencapai 23,9 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 8,2…