Tutup
Perbankan

Kemnaker Pacu Pemulihan Ekonomi dengan Layanan Kewirausahaan Bagi Korban PHK

295
×

Kemnaker Pacu Pemulihan Ekonomi dengan Layanan Kewirausahaan Bagi Korban PHK

Sebarkan artikel ini
kemnaker-dorong-penciptaan-lapangan-kerja-baru-lewat-layanan-wirausaha
Kemnaker Dorong Penciptaan Lapangan Kerja Baru Lewat Layanan Wirausaha

Bekasi – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI berupaya menekan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program Layanan Kewirausahaan 2025. program yang menyasar para pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ini diresmikan di Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/8).

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan menyampaikan, layanan ini diharapkan menjadi instrumen strategis dalam pemulihan ekonomi nasional. Menurutnya, keterpaduan antara pelatihan teknis, konseling bisnis, akses pasar, dan bantuan modal diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi pekerja yang terdampak PHK.

Kegiatan yang diikuti oleh 200 peserta ini mengusung tema “Sejahtera dengan Kerja Wirausaha”. Wamenaker mengajak seluruh pihak untuk terus mengawal kolaborasi berkelanjutan demi menjamin akses layanan yang merata dan adaptif terhadap kebutuhan lokal. Ia juga memberikan semangat kepada para peserta.”Mengalami PHK memang tidak mudah, tetapi sering kali menjadi pintu menuju hal-hal baru. Inilah saatnya mengevaluasi kekuatan, menambah keterampilan, dan membangun jejaring baru,” imbuhnya pada Kamis (14/8).Direktur Jenderal Binapenta dan PKK, Darmawansyah, menjelaskan bahwa layanan kewirausahaan ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Perluasan kesempatan kerja melalui layanan kewirausahaan ini adalah upaya menciptakan lapangan kerja baru atau mengembangkan yang sudah ada,” terangnya.

Darmawansyah menambahkan,melalui program ini,para calon wirausahawan akan dibekali pengetahuan dan keterampilan berwirausaha,termasuk pengembangan usaha,guna memunculkan ide-ide kreatif dan inovatif. Para peserta juga akan mendapatkan pendampingan selama prosesnya. “Proses mencetak para pemberi kerja ini cukup panjang, mulai dari pendampingan, coaching, hingga business matching, sehingga calon pengusaha dapat berkembang menjadi mandiri,” pungkasnya.