Tutup
Regulasi

WIKA Hadapi Gugatan Rp 1,51 Miliar Akibat Sisa Tagihan Proyek

256
×

WIKA Hadapi Gugatan Rp 1,51 Miliar Akibat Sisa Tagihan Proyek

Sebarkan artikel ini

Jakarta – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menghadapi gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dari PT Abacurra Indonesia terkait sisa tagihan proyek senilai Rp 794,49 juta. Gugatan ini diumumkan WIKA melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 Januari 2026.

Abacurra menggugat WIKA karena perusahaan konstruksi BUMN itu dinilai belum melunasi seluruh kewajiban pembayaran atas tagihan pekerjaan proyek yang sedang berjalan.

Total tagihan yang diajukan Abacurra mencapai Rp 1,51 miliar, di mana WIKA telah membayar sebesar Rp 718,83 juta.

Sekretaris Perusahaan WIKA, Ngatemin, menegaskan bahwa nilai gugatan tersebut tidak material bagi perusahaan dan tidak berdampak signifikan terhadap kinerja keuangan maupun operasional WIKA. Hal ini disampaikannya dalam keterbukaan informasi pada 3 Januari 2026.

Proses persidangan PKPU telah berjalan. Sidang pertama digelar pada 29 Desember 2025 dengan agenda pengecekan legalitas dokumen. Nomor perkara gugatan ini adalah 406/Pdt.SusPKPU/2025/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Sidang lanjutan dijadwalkan pada 5 Januari 2026 dengan agenda yang sama, yaitu pengecekan legalitas dokumen.

WIKA menyatakan akan terus berkomunikasi dengan PT Abacurra Indonesia dan menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku untuk mencari penyelesaian terbaik.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…