Tutup
Regulasi

Indonesia dan Rusia Sepakati Perluasan Kerja Sama Ekonomi Strategis

120
×

Indonesia dan Rusia Sepakati Perluasan Kerja Sama Ekonomi Strategis

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Indonesia dan Rusia resmi memperkuat komitmen kerja sama ekonomi dan investasi melalui penandatanganan Protokol Pertemuan ke-7 *Working Group on Trade, Investment, and Industry* (WGTII). Kesepakatan ini ditandatangani oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi, bersama Deputi Menteri Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia, Vladimir Illichev, Kamis (9/4/2026).

Dokumen protokol tersebut menjadi acuan strategis bagi kedua negara untuk memperluas akses pasar, mendorong investasi, serta mengembangkan industri bernilai tambah.

“Melalui penandatanganan ini, Indonesia dan Rusia menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Edi dalam keterangan resmi, Jumat (10/4/2026).

Dalam protokol tersebut, kedua negara telah menyepakati rencana tindak lanjut di berbagai sektor prioritas. Kerja sama mencakup bidang perdagangan, energi baru terbarukan, serta sektor pertanian yang meliputi komoditas minyak kelapa sawit, pupuk, dan perikanan.

Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk menggenjot kolaborasi di sektor industri strategis, seperti farmasi, kesehatan, metalurgi, kimia, hingga infrastruktur dan penerbangan.

Pengembangan kerja sama juga akan menyentuh sektor logistik, kawasan ekonomi khusus, ekonomi kreatif, serta penanganan perubahan iklim. Selain itu, kedua negara turut mendorong penguatan hubungan kerja sama antar daerah untuk memastikan keberlanjutan ekonomi bilateral.

Proses penandatanganan dokumen ini disaksikan langsung oleh Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergey Tolchenov. Protokol tersebut diharapkan mampu menjadi panduan teknis yang efektif dalam mempererat hubungan ekonomi jangka panjang antara kedua negara.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Pergerakan harga emas terpantau mengalami fluktuasi sejak awal tahun 2026. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu portofolio investasi yang dipilih investor. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia pada 2 Januari di level sekitar US$ 4.300 per troy ons. Lalu pada 28 Januari harga sempat menyentuh sekitar US$ 5.400 per troy ons. Berikutnya pada 23 Maret 2026 harga bergerak ke level sekitar US$ 4.400 per…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…