JAKARTA – PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) resmi menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp330,36 miliar. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Selasa (8/4/2026).
Pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp45 per lembar saham. Nilai ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp43 per lembar saham atau total Rp315,7 miliar.
Perseroan mengalokasikan 82,4% dari total laba bersih 2025 yang mencapai Rp400,48 miliar untuk dividen. Sementara itu, sisa laba bersih sebesar Rp70,11 miliar akan dicatatkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal perusahaan.
Sepanjang tahun 2025, ARNA membukukan kinerja operasional yang solid dengan penjualan bersih mencapai Rp2,91 triliun, tumbuh 10,71% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan volume penjualan serta penguatan portofolio produk melalui jenama Arwana, UNO, ARNA, dan lini produk baru, GLORIA.
CFO Arwana Citramulia, Rudy Sujanto, menjelaskan bahwa ketahanan kinerja perusahaan tetap terjaga berkat konsistensi perseroan dalam membidik pasar keramik segmen menengah ke bawah. Meski terdapat tekanan biaya energi, terutama kenaikan harga gas, perusahaan tetap mempertahankan fokus pada segmen tersebut dengan melakukan peningkatan kualitas produk secara berkala.
Hingga akhir 2025, posisi keuangan perseroan tercatat sehat dengan total aset mencapai Rp2,88 triliun dan ekuitas sebesar Rp1,93 triliun. Dengan posisi kas yang solid sebesar Rp377,94 miliar serta rasio utang terhadap ekuitas (DER) di level 49%, perseroan dinilai memiliki struktur permodalan yang konservatif dan likuiditas yang terjaga.
Berikut adalah jadwal pembagian dividen tunai ARNA:
* Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 16 April 2026
* Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 17 April 2026
* Cum Dividen Pasar Tunai: 20 April 2026
* Ex Dividen Pasar Tunai: 21 April 2026
* Recording Date: 20 April 2026
* Pembayaran Dividen: 28 April 2026
*Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab investor.*







