Tutup
Regulasi

Arwana Citramulia Bagikan Dividen Rp330,36 Miliar, Simak Jadwal Lengkapnya

186
×

Arwana Citramulia Bagikan Dividen Rp330,36 Miliar, Simak Jadwal Lengkapnya

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) resmi menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp330,36 miliar. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Selasa (8/4/2026).

Pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp45 per lembar saham. Nilai ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp43 per lembar saham atau total Rp315,7 miliar.

Perseroan mengalokasikan 82,4% dari total laba bersih 2025 yang mencapai Rp400,48 miliar untuk dividen. Sementara itu, sisa laba bersih sebesar Rp70,11 miliar akan dicatatkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal perusahaan.

Sepanjang tahun 2025, ARNA membukukan kinerja operasional yang solid dengan penjualan bersih mencapai Rp2,91 triliun, tumbuh 10,71% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan volume penjualan serta penguatan portofolio produk melalui jenama Arwana, UNO, ARNA, dan lini produk baru, GLORIA.

CFO Arwana Citramulia, Rudy Sujanto, menjelaskan bahwa ketahanan kinerja perusahaan tetap terjaga berkat konsistensi perseroan dalam membidik pasar keramik segmen menengah ke bawah. Meski terdapat tekanan biaya energi, terutama kenaikan harga gas, perusahaan tetap mempertahankan fokus pada segmen tersebut dengan melakukan peningkatan kualitas produk secara berkala.

Hingga akhir 2025, posisi keuangan perseroan tercatat sehat dengan total aset mencapai Rp2,88 triliun dan ekuitas sebesar Rp1,93 triliun. Dengan posisi kas yang solid sebesar Rp377,94 miliar serta rasio utang terhadap ekuitas (DER) di level 49%, perseroan dinilai memiliki struktur permodalan yang konservatif dan likuiditas yang terjaga.

Berikut adalah jadwal pembagian dividen tunai ARNA:

* Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 16 April 2026
* Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 17 April 2026
* Cum Dividen Pasar Tunai: 20 April 2026
* Ex Dividen Pasar Tunai: 21 April 2026
* Recording Date: 20 April 2026
* Pembayaran Dividen: 28 April 2026

*Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab investor.*

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas dunia masih bertahan di level tinggi meski mengalami koreksi dalam sepekan terakhir. Prospek pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) serta kuatnya permintaan investasi dinilai masih menjadi penopang utama pergerakan logam mulia. Berdasarkan Trading Economics pada Senin (1/6/2026) pukul 07.40 WIB, harga emas spot berada di level US$ 4.535 per ons troi. Harga tersebut turun 0,62% dalam sepekan, tetapi…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) mulai langkah baru dalam pengembangan bisnisnya. Emiten yang bergerak di sektor produsen furnitur dan jasa konstruksi interior ini bakal memperluas lini usahanya ke sektor tambang batubara. MEJA menempuh sektor lini usaha baru melalui aksi korporasi berupa akusisi 45% saham PT Trimitra Coal Perkasa (TCP) dengan nilai transaksi mencapai sekitar US$ 100 juta. Transaksi akuisisi ini…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Jakarta. Selamat Hari Lahir Pancsila 1 Juni 2026. Apakah perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini buka atau libur? Pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila untuk melengkapi sejarah ketatanegaraan Indonesia. Hal itu tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Bersamaan itu, pemerintah juga menetapkan 1 Juni sebagai hari libur nasional. Saat hari…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Pada Minggu (31/5), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) tetap bertahan pada posisi Rp 2.799.000 per gram. Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali oleh Logam Mulia juga stagnan di level Rp 2.609.000 per gram. Rincian Potensi Laba Rugi Investasi Emas Antam Bagaimana rincian potensi untung dan rugi investasi emas Antam jika dijual pada ? Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 31 Mei…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi 5,25% diperkirakan akan berdampak pada meningkatnya biaya pinjaman di sektor perbankan. Kondisi ini berpotensi mendorong masyarakat mencari alternatif sumber pembiayaan, termasuk melalui layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar). Pengamat sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai…