Jakarta – Harga bahan baku plastik di pasar global maupun domestik melonjak tajam dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan harga ini memicu kekhawatiran bagi pelaku industri manufaktur, sektor kemasan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sangat bergantung pada material tersebut.
Lonjakan harga ini dipicu oleh sejumlah faktor utama,mulai dari tekanan harga minyak bumi,gangguan rantai pasok,hingga ketidakpastian geopolitik global yang terus berlanjut.
Di sisi lain, pemerintah pusat dan daerah kini tengah berupaya keras menekan volume sampah plastik yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk.
Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) mencatat,timbunan sampah plastik mengalami kenaikan signifikan. Angka tersebut melonjak dari 9-10 juta ton pada 2019 menjadi 12,4 juta ton pada 2022.






