Tutup
Regulasi

Anak Usaha Astra Tebar Dividen dengan Yield Capai 12,3%

150
×

Anak Usaha Astra Tebar Dividen dengan Yield Capai 12,3%

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT Astra Graphia Tbk (ASGR) resmi membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan nilai jumbo. Anak usaha Grup Astra ini memberikan dividen final sebesar Rp211 per saham kepada para pemegang saham.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Jika dikalkulasikan dengan harga penutupan saham ASGR di level Rp1.715 pada hari yang sama, *yield* dividen yang diberikan mencapai 12,3%.

Total dividen tunai yang dibagikan perseroan kepada pemegang saham yang tercatat pada 27 April 2026 mencapai Rp325,05 miliar. Jumlah ini terdiri dari dividen interim yang telah dibayarkan sebelumnya dan dividen final sebesar Rp284,59 miliar yang dijadwalkan cair pada 13 Mei 2026.

Presiden Direktur PT Astra Graphia Tbk, Hendrix Pramana, mengungkapkan bahwa kinerja positif ini ditopang oleh pertumbuhan laba bersih perusahaan sepanjang 2025 yang mencapai Rp271 miliar, naik 32% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan bersih perseroan tercatat sebesar Rp2.991 miliar.

Menurut Hendrix, pencapaian tersebut didorong oleh pertumbuhan pendapatan di sektor solusi teknologi informasi. Selain itu, penerapan *operational excellence*, pengelolaan arus kas yang sehat, serta percepatan digitalisasi proses bisnis menjadi kunci utama keberhasilan perusahaan.

“Pendekatan ini memungkinkan kami untuk terus memperkuat bisnis inti, meningkatkan kapabilitas layanan dan daya saing di industri, serta membuka peluang baru untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan,” jelas Hendrix.

Dalam agenda RUPST yang sama, perseroan juga melakukan perubahan susunan pengurus perusahaan. Berikut adalah susunan Dewan Komisaris dan Direksi Astragraphia yang baru:

Dewan Komisaris:
* Presiden Komisaris: Santosa
* Komisaris: Gunawan Geniusahardja
* Komisaris Independen: Arya Narayana Soemali
* Komisaris Independen: Cynthia Afriani

Direksi:
* Presiden Direktur: Hendrix Pramana
* Direktur: King Iriawan Sutanto
* Direktur: Widi Triwibowo
* Direktur: Trivena Nalsalita

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks selama sepekan lalu masih menjadi saham yang paling banyak dijual asing. Aksi jual asing tersebut membuat pergerakan saham emiten big banks kompak ikut menurun. Diantara saham big banks yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham yang turun paling tajam adalah saham…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) akan berganti kepemilikan. Perusahaan yang bergerak di bidang industries barang dari plastik untuk pengemasan ini menjelaskan, rencana tersebut setelah pihaknya mengetahui bahwa pemegang saham pengendali lama telah menandatangani perjanjian untuk menjual seluruh sahamnya. “Kami sampaikan bahwa pada hari Senin, 25 Mei 2026, telah dilakukan penandatanganan Pengikatan Jual Beli…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membukukan penurunan laba bersih sepanjang kuartal I tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis akhir pekan lalu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 4,34 triliun, menurun 21,8% secara tahunan. Ini sejalan dengan laba periode berjalan turun sebesar 17,57% secara year on year (yoy) menjadi Rp 6,05 triliun. Penurunan laba bersih…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona merah pada hari terakhir bulan Mei 2026. Pada Jumat (29/5/2026), IHSG turun tipis 0,05% ke level 6.127,38. Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini telah anjlok 29,14%. Tekanan pasar kali ini terutama dipicu oleh efektifnya rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berlaku pada…