Tutup
NewsPendidikan

Pemerintah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya

71
×

Pemerintah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya

Sebarkan artikel ini
kawal-pendidikan-sumbar,-zigo-rolanda-tinjau-pembangunan-sekolah-rakyat-di-dharmasraya
Kawal Pendidikan Sumbar, Zigo Rolanda Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya

Dharmasraya – Pemerintah pusat kembali mengebut pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau Punjung, Kabupaten dharmasraya, sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia di Sumatera Barat. Peninjauan lapangan dilakukan pada Rabu (6/5/2026) saat Anggota komisi V DPR RI Zigo rolanda mendampingi Menteri Pekerjaan Umum melihat langsung progres pekerjaan di lokasi.

Selain Zigo, rombongan tersebut juga diikuti Dirjen SDA Kementerian PU, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Bupati Dharmasraya, serta jajaran balai di bawah Kementerian PU di Sumatera Barat. Kehadiran mereka untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan bisa segera digunakan masyarakat.

Zigo menyebut pembangunan sekolah itu menjadi salah satu langkah penting bagi daerah, khususnya Dharmasraya. Ia menegaskan pemerintah ingin pekerjaan selesai tepat waktu agar fasilitas pendidikan tersebut segera dimanfaatkan para pelajar.

“Kami ingin memastikan pembangunan ini berjalan optimal dan tepat waktu, sehingga para siswa dapat segera memanfaatkan fasilitas pendidikan yang disiapkan pemerintah,” kata Zigo.

Sekolah Rakyat tersebut dibangun di atas lahan seluas 100 ribu meter persegi atau 10 hektare. Kompleksnya akan dilengkapi bangunan SD,SMP,dan SMA,delapan asrama untuk siswa dan siswi,dua rumah susun guru,serta delapan gedung penunjang.

Fasilitas pendukung juga dirancang cukup lengkap, mulai dari guest house, masjid, gedung ibadah, gedung serbaguna, dapur dan gudang, hingga kantin untuk masing-masing jenjang pendidikan. Area sekolah pun akan dilengkapi sarana olahraga, termasuk lapangan sepak bola.

Menurut Zigo, sekolah ini akan menampung hingga 1.080 siswa. Ia menilai kapasitas tersebut membuka peluang besar bagi masyarakat Dharmasraya untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih luas.

Proyek ini mulai dikerjakan berdasarkan kontrak pada 10 Maret 2026. Awalnya, penyelesaian ditargetkan pada 4 November 2026, namun pemerintah mendorong percepatan agar pekerjaan rampung pada Juni 2026 sehingga kegiatan belajar mengajar bisa dimulai pada Juli 2026.

Zigo berharap kerja sama pemerintah pusat dan daerah terus terjaga agar pembangunan benar-benar memberi manfaat langsung bagi warga. Ia menilai Sekolah Rakyat ini sebagai investasi pendidikan jangka panjang bagi generasi muda Dharmasraya.