Tutup
Regulasi

Pertamina Resmi Turunkan Harga Avtur Sebesar 10 Persen

105
×

Pertamina Resmi Turunkan Harga Avtur Sebesar 10 Persen

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga bahan bakar penerbangan atau avtur sebesar 10 persen mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini berlaku secara nasional seiring dengan penyesuaian harga energi global.

Di Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta, harga avtur mengalami penurunan dari Rp24.580 menjadi Rp22.190 per liter. Sementara itu, di AFT Ngurah Rai harga turun dari Rp26.190 menjadi Rp23.480 per liter, dan di AFT Kualanamu dari Rp25.720 menjadi Rp23.090 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian ini mengikuti formula yang ditetapkan pemerintah. Perhitungannya mengacu pada rata-rata harga publikasi internasional, dengan *Mean of Platts Singapore* (MOPS) Kerosene/Jet sebagai acuan pasar regional.

“Ketika harga energi global bergerak turun, penyesuaian tersebut akan terefleksikan pada harga avtur sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Roberth dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/6/2026).

Pertamina berharap penurunan harga ini dapat meringankan biaya operasional maskapai penerbangan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi aktivitas penerbangan domestik, mendukung pengembangan sektor pariwisata nasional, memperkuat konektivitas antardaerah, serta memicu pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.

Terkait penerbangan internasional, Roberth menegaskan bahwa harga avtur akan tetap menyesuaikan dengan perkembangan pasar dan tingkat persaingan di kawasan regional. Meski demikian, pasokan untuk kebutuhan domestik tetap menjadi prioritas utama perusahaan.

Saat ini, Pertamina Patra Niaga mengelola 72 Aviation Fuel Terminal (AFT) yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari bandara utama hingga bandara perintis. Pihaknya menjamin pasokan avtur tetap aman dan andal guna mendukung kelancaran operasional penerbangan nasional maupun internasional.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp 936,26 miliar atau Rp 20 per saham untuk tahun buku 2025. Nilai dividen per saham ini menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir, meski KLBF mencatatkan pertumbuhan laba bersih 13,09% secara tahunan (YoY) menjadi Rp3,66 triliun. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menilai, kebijakan dividen tersebut masih…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas dunia masih bertahan di level tinggi meski mengalami koreksi dalam sepekan terakhir. Prospek pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) serta kuatnya permintaan investasi dinilai masih menjadi penopang utama pergerakan logam mulia. Berdasarkan Trading Economics pada Senin (1/6/2026) pukul 07.40 WIB, harga emas spot berada di level US$ 4.535 per ons troi. Harga tersebut turun 0,62% dalam sepekan, tetapi…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) mulai langkah baru dalam pengembangan bisnisnya. Emiten yang bergerak di sektor produsen furnitur dan jasa konstruksi interior ini bakal memperluas lini usahanya ke sektor tambang batubara. MEJA menempuh sektor lini usaha baru melalui aksi korporasi berupa akusisi 45% saham PT Trimitra Coal Perkasa (TCP) dengan nilai transaksi mencapai sekitar US$ 100 juta. Transaksi akuisisi ini…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Jakarta. Selamat Hari Lahir Pancsila 1 Juni 2026. Apakah perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini buka atau libur? Pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila untuk melengkapi sejarah ketatanegaraan Indonesia. Hal itu tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Bersamaan itu, pemerintah juga menetapkan 1 Juni sebagai hari libur nasional. Saat hari…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Pada Minggu (31/5), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) tetap bertahan pada posisi Rp 2.799.000 per gram. Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali oleh Logam Mulia juga stagnan di level Rp 2.609.000 per gram. Rincian Potensi Laba Rugi Investasi Emas Antam Bagaimana rincian potensi untung dan rugi investasi emas Antam jika dijual pada ? Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 31 Mei…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi 5,25% diperkirakan akan berdampak pada meningkatnya biaya pinjaman di sektor perbankan. Kondisi ini berpotensi mendorong masyarakat mencari alternatif sumber pembiayaan, termasuk melalui layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar). Pengamat sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai…