JAKARTA – PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), emiten infrastruktur telekomunikasi milik Grup Djarum, mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama tahun 2026. Perusahaan berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan maupun laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, TOWR membukukan pendapatan sebesar Rp3,55 triliun. Angka tersebut tumbuh 10,82% secara tahunan (*year-on-year*/YoY) dibandingkan realisasi periode yang sama pada 2025 yang sebesar Rp3,20 triliun.
Kinerja pendapatan ini ditopang oleh segmen sewa yang berkontribusi sebesar Rp2,87 triliun. Sementara itu, pendapatan dari jasa dan lini bisnis lainnya menyumbang Rp669,97 miliar.
Dari sisi operasional, TOWR juga mencatat kenaikan laba usaha sebesar 3,10% YoY menjadi Rp1,83 triliun. Pada kuartal I-2025, laba usaha perusahaan tercatat berada di angka Rp1,78 triliun.
Lonjakan kinerja yang lebih signifikan terjadi pada *bottom line* perusahaan. Laba periode berjalan TOWR tercatat sebesar Rp972,11 miliar pada kuartal I-2026, atau melonjak 20,75% YoY dari posisi kuartal I-2025 yang mencapai Rp805,04 miliar.
Seiring dengan peningkatan kinerja tersebut, posisi keuangan perusahaan hingga 31 Maret 2026 menunjukkan total aset sebesar Rp90,97 triliun. Adapun total liabilitas perusahaan berada di angka Rp54,52 triliun dengan ekuitas sebesar Rp28,45 triliun.







