Regulasi

Tanggapan Purbaya Soal Prabowo dan Strategi BI Jaga Stabilitas Rupiah

154
×

Tanggapan Purbaya Soal Prabowo dan Strategi BI Jaga Stabilitas Rupiah

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Isu penggunaan dana pribadi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menanggung kelebihan biaya perjalanan dinas luar negeri menjadi sorotan publik sepanjang akhir pekan ini. Di sisi lain, langkah strategis Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah juga menjadi perhatian utama di sektor ekonomi.

Berikut adalah rangkuman berita populer selengkapnya:

Tanggapan Terkait Penggunaan Dana Pribadi Presiden untuk Perjalanan Luar Negeri

Menteri Keuangan merespons pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengenai kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan dana pribadi untuk menutupi kelebihan biaya perjalanan luar negeri. Menkeu menegaskan bahwa secara logika, tidak ada aturan yang melarang penggunaan dana pribadi untuk kebutuhan tersebut dan hal itu merupakan hak individu.

Pemerintah dipastikan tetap mengalokasikan anggaran perjalanan dinas Presiden melalui APBN. Namun, Menkeu enggan membeberkan rincian anggaran perjalanan dinas untuk tahun 2026 dengan alasan kerahasiaan.

Sebelumnya, Seskab Teddy menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil sebagai bentuk efisiensi. Selain menggunakan dana pribadi, pemerintah juga memangkas jumlah rombongan perjalanan luar negeri Presiden secara signifikan, yakni dari lebih dari 120 orang menjadi sekitar 50 hingga 60 orang.

Strategi Bank Indonesia Redam Tekanan Terhadap Rupiah

Nilai tukar rupiah kini masih tertekan dan bertahan di atas level psikologis Rp18.000 per dolar AS, tepatnya di angka Rp18.036 berdasarkan data *Bloomberg*. Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkap dua strategi utama yang disusun bersama pemerintah untuk memperkuat stabilitas mata uang nasional.

Strategi pertama adalah meningkatkan daya tarik instrumen keuangan domestik guna memicu kembali aliran modal asing (*portfolio inflows*). Bank Indonesia akan memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter agar imbal hasil di pasar saham, Surat Berharga Negara (SBN), dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) lebih kompetitif di tengah tingginya suku bunga global.

Strategi kedua berfokus pada pemeliharaan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan. BI akan mengelola kas pemerintah secara optimal melalui peningkatan remunerasi atau bunga yang dibayarkan kepada pemerintah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan operasi moneter tetap berjalan efektif demi menjaga stabilitas nilai tukar serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Regulasi

Jakarta, IDN Times – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus menerus hingga jatuh di bawah level 6.000 dipengaruhi sentimen negatif terhadap perekonomian dalam negeri. Padahal, menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tumbuh baik. “Jadi kendala utamanya adalah persepsi nega…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Tren pemanfaatan teknologi blockchain terus berkembang, termasuk menghadirkan platform prediksi berbasis aset digital. Salah satu model yang mulai berkembang adalah outcomes market. Ini adalah platform yang memungkinkan pengguna memprediksi hasil suatu peristiwa dan memperoleh imbalan apabila prediksinya tepat. Memanfaatkan konsep tersebut, platform perdagangan kripto global, OKX meluncurkan The Beautiful Game, sebuah…

Regulasi

Jakarta, IDN Times – Bank Indonesia (BI) menyiapkan penyesuaian remunerasi atau bunga yang diberikan kepada pemerintah sebagai bagian dari upaya menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan langkah itu dilakukan melalui pengelolaan kas pemerintah yang tetap ditempatkan di BI. Hal itu disampai…