EkonomiNews

Mahyeldi Perkuat Ekonomi Umat Melalui Inovasi Industri Halal

133
×

Mahyeldi Perkuat Ekonomi Umat Melalui Inovasi Industri Halal

Sebarkan artikel ini
komit-kembangkan-ekonomi-umat-dan-budaya-halal,-gubernur-mahyeldi-raih-penghargaan-nasional
Komit Kembangkan Ekonomi Umat dan Budaya Halal, Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional

JAKARTA – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, resmi menerima penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026. Ia didapuk sebagai sosok Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal dalam seremoni yang berlangsung di Hotel JW Marriott, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Penghargaan bergengsi ini merupakan apresiasi dari Disway National Network (DNN) bagi kepala daerah yang dinilai sukses melakukan inovasi serta menunjukkan kepemimpinan berdampak luas. Indikator penilaian mencakup tata kelola pemerintahan, penguatan ekonomi daerah, hingga pengembangan UMKM.

Dalam ajang tersebut, Mahyeldi masuk dalam klaster Sosial, Budaya, Lingkungan, Kesehatan, Pendidikan, dan Generasi Muda. Langkah Pemprov Sumbar dalam memperkuat ekosistem industri halal dan pemberdayaan koperasi menjadi poin utama yang dinilai sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Menurut Mahyeldi, keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari dukungan ulama, tokoh adat, pelaku usaha, hingga masyarakat Sumatera Barat secara luas. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukanlah prestasi individu semata.

“Alhamdulillah, ini bukan capaian individu. Ini adalah hasil kerja bersama pemerintah, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung pembangunan daerah,” ujar Mahyeldi saat menerima penghargaan tersebut.

Ia menambahkan, penguatan ekonomi umat tetap menjadi strategi utama pemerintahannya guna menciptakan pertumbuhan yang inklusif. Pihaknya berkomitmen untuk terus memacu produktivitas sektor UMKM agar lebih berdaya saing di pasar yang lebih luas.

Mahyeldi juga memandang budaya halal sebagai cerminan integritas masyarakat Minangkabau. Falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah pun disebutnya sebagai modal sosial krusial dalam memajukan daerah tanpa kehilangan jati diri.

Ke depan, apresiasi ini bakal menjadi pelecut semangat Pemprov Sumbar untuk melahirkan kebijakan yang lebih berpihak pada ekonomi kerakyatan. Fokus utamanya adalah perluasan industri halal yang mampu bersaing hingga level nasional maupun global.

Selain Mahyeldi, sejumlah kepala daerah lain di Indonesia juga menerima penghargaan serupa dalam ajang yang sama. Para kepala daerah tersebut dinilai memiliki performa kepemimpinan yang signifikan dalam memajukan pembangunan wilayah masing-masing.