Teknologi

Mengatur Suhu AC Ideal untuk Meningkatkan Kenyamanan dan Efisiensi

108
×

Mengatur Suhu AC Ideal untuk Meningkatkan Kenyamanan dan Efisiensi

Sebarkan artikel ini
sering-salah-kaprah,-ac-diciptakan-bukan-untuk-dingin
Sering Salah Kaprah, AC Diciptakan Bukan untuk Dingin

Jakarta – Kebiasaan menyetel suhu pendingin ruangan (AC) di angka 16 atau 17 derajat Celsius masih sering ditemukan di masyarakat. Padahal, pengaturan suhu ekstrem tersebut justru tidak sejalan dengan fungsi utama AC sebagai pencipta kenyamanan termal.

Guru Besar Teknik Refrigerasi dan Tata Udara Politeknik Negeri Bandung, Prof. Andriyanto Setyawan, menegaskan bahwa AC tidak dirancang untuk membuat pengguna merasa kedinginan hingga menggigil. Menurutnya, tujuan utama teknologi ini adalah menciptakan kondisi lingkungan yang nyaman bagi penghuninya.

“Tujuan penggunaan AC itu bukan untuk membuat kita menggigil, tapi membuat kita nyaman,” ujar Andriyanto saat menjelaskan di Jakarta, Selasa (16/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa kenyamanan ideal bagi manusia berada pada rentang suhu 22 hingga 28 derajat Celsius. Andriyanto menilai, penggunaan jaket atau selimut saat AC menyala di dalam ruangan adalah indikator kuat bahwa pengaturan suhu yang dipilih pengguna sudah terlalu rendah.

Selain masalah kenyamanan, suhu yang terlalu dingin juga memicu pemborosan energi listrik. Hal ini dikarenakan beban kerja kompresor AC menjadi jauh lebih berat saat berupaya mencapai target suhu yang sangat rendah.

Andriyanto turut menyoroti banyaknya saran pengaturan suhu rendah di internet yang kurang relevan bagi iklim tropis Indonesia. Seringkali, tips tersebut mengadopsi standar negara empat musim yang memiliki karakteristik cuaca jauh berbeda dengan Indonesia.

Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap pendingin ruangan terus meningkat seiring perubahan gaya hidup dan cuaca yang makin panas. Tren ini memicu para produsen untuk berinovasi menghadirkan unit AC yang tidak sekadar dingin, tetapi juga efisien dan tahan lama.

Menanggapi kebutuhan tersebut, FLiFE Indonesia kini memperkuat pasar melalui produk Floo Standard Series. Perangkat ini dibekali fitur Smart Cleaner untuk kebersihan unit, Ultra Silence Mode untuk operasional senyap, serta lapisan Gold Fin pada evaporator agar lebih tahan terhadap korosi.

Vice President FLiFE Indonesia, Nicky, menyatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. “Kebutuhan pelanggan saat ini tidak hanya sebatas produk yang mampu memberikan udara dingin, tetapi juga teknologi yang dapat diandalkan,” ucapnya.