Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah memprioritaskan pemulihan jaringan telekomunikasi yang terdampak gempa bumi magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026).
Data Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) per pukul 15.00 WIB mencatat, terdapat 29 lokasi Base Transceiver Station (BTS) yang mengalami gangguan dari total 2.601 site di wilayah tersebut.
Sebanyak 8 dari 29 site yang sempat lumpuh kini sudah beroperasi kembali secara normal. Sementara itu, 21 site lainnya dilaporkan masih belum berfungsi.
Wilayah yang mengalami gangguan jaringan meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Poso. Progres perbaikan paling signifikan tercatat di Kota Palu dengan lima site aktif kembali, disusul Kabupaten Sigi sebanyak tiga site.
Saat ini, tim teknis di lapangan sedang fokus mempercepat penormalan 13 site yang masih terkendala di Kabupaten Poso.
Pihak operator telekomunikasi menjelaskan, hambatan utama dalam proses percepatan perbaikan adalah terputusnya jalur transmisi serta gangguan pasokan listrik akibat guncangan gempa.
Kemkomdigi terus melakukan koordinasi intensif dengan operator, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait untuk mempercepat pemulihan jaringan. Selain aspek teknis, kementerian juga memastikan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lokasi bencana.
Laporan sementara memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka di lingkungan fasilitas telekomunikasi. Kemkomdigi berkomitmen untuk terus memutakhirkan informasi mengenai perkembangan pemulihan jaringan berdasarkan data terbaru dari para operator.







