News

Bupati Limapuluh Kota Pacu Inovasi Sektor Peternakan Daerah

55
×

Bupati Limapuluh Kota Pacu Inovasi Sektor Peternakan Daerah

Sebarkan artikel ini
bupati-safni-tantang-disnakeswan-jadikan-limapuluh-kota-pusat-pengembangan-sapi-dan-kambing
Bupati Safni Tantang Disnakeswan Jadikan Limapuluh Kota Pusat Pengembangan Sapi dan Kambing

Limapuluh Kota – Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, menuntut Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) untuk segera mengubah pola kerja yang selama ini dinilai terlalu administratif. Ia menegaskan, instansi tersebut harus mampu melahirkan inovasi nyata di lapangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Safni saat melakukan kunjungan kerja ke Puskeswan Situjuah pada Rabu (17/06/2026). Menurutnya, kemandirian produksi pakan ternak menjadi kunci utama untuk menekan biaya operasional yang sering dikeluhkan para peternak.

“Saya tidak ingin Disnakeswan hanya menjadi OPD yang mengurus administrasi. Saya ingin ada karya, ada inovasi, dan ada terobosan,” ujar Safni dengan tegas.

Selain fokus pada kemandirian pakan, Bupati juga menargetkan percepatan integrasi pengembangan sapi dan kambing. Langkah ini dilakukan demi mewujudkan visi daerah sebagai Central of Agro yang berdaya saing tinggi di Sumatera Barat.

Safni menekankan bahwa kesuksesan sektor peternakan tidak boleh hanya terpaku pada statistik populasi hewan semata. Ia berharap sektor ini mampu menjadi penggerak ekonomi baru yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kita punya lahan, punya sumber pakan, dan punya komitmen peternak yang kuat. Yang kita butuhkan sekarang hanyalah keberanian untuk berinovasi dan bekerja lebih keras dibanding daerah lain,” ungkapnya.

Menanggapi instruksi tersebut, Kepala Disnakeswan Kabupaten Limapuluh Kota, drh. Devi Kusmira, menyatakan kesiapannya untuk segera melakukan pembenahan. Ia memastikan pengembangan pakan berbasis bahan lokal akan menjadi skala prioritas dalam waktu dekat.

“Arahan Bupati menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih keras. Kami optimis target ini bisa diwujudkan secara bertahap melalui kolaborasi dengan penyuluh, akademisi, dan kelompok peternak,” kata Devi.

Pihak Disnakeswan berkomitmen menyusun langkah strategis agar sektor ini benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi. Tujuannya adalah membuktikan bahwa Limapuluh Kota mampu bertransformasi menjadi sentra peternakan modern yang mandiri.