Perbankan

InJourney Tingkatkan Kualitas Layanan Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

57
×

InJourney Tingkatkan Kualitas Layanan Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

Sebarkan artikel ini

Labuan Bajo – InJourney Group kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pariwisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Melalui program InJourney Hospitality House (IHH), tiga entitas mereka, yakni PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), PT Hotel Indonesia Natour (HIN), dan PT Sarinah, menggelar pelatihan intensif pada 10-12 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang konsisten dijalankan sejak 2024. Fokus utama pelatihan adalah meningkatkan kapasitas para pelaku wisata dan usaha lokal dalam hal kompetensi keramahtamahan, komunikasi, serta pengelolaan destinasi yang berkelanjutan.

Direktur Utama IAS, Budi Setyawan Wijaya, menyambut positif inisiatif yang telah memasuki tahun ketiga tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam Labuan Bajo yang berbasis kearifan lokal melalui pelayanan pariwisata yang sadar lingkungan.

“Kami berkomitmen memastikan pembangunan sektor pariwisata tetap ramah lingkungan. Pelatihan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar alam Labuan Bajo tetap asri,” ungkap Budi.

Senada dengan hal itu, Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan, menyebut masyarakat lokal sebagai aset kunci dalam daya saing destinasi. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi pintu bagi warga setempat untuk mengembangkan ekonomi kreatif sekaligus memberikan pengalaman terbaik kepada para wisatawan.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Christine Hutabarat, menegaskan bahwa manfaat pariwisata harus dirasakan secara adil oleh masyarakat. Ia berharap program ini mampu membentuk ekosistem yang melahirkan kepemimpinan lokal, sehingga warga tidak sekadar menjadi penerima manfaat, tetapi penggerak utama.

“Tujuan jangka panjang kami adalah menciptakan nilai bersama. Masyarakat diharapkan menjadi penggerak utama bagi keberlanjutan destinasi itu sendiri,” kata Christine.

Direktur Human Capital InJourney Airport, Adi Nugroho, menambahkan bahwa pengembangan budaya pelayanan yang unggul sangat krusial. Ia berharap warga Labuan Bajo mampu mengambil peran sentral sebagai tuan rumah yang profesional.

Dalam pelaksanaannya, InJourney Group menggandeng berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah, praktisi, akademisi, hingga pengelola homestay serta badan usaha milik desa. Rangkaian kegiatan mencakup pemetaan potensi wilayah, workshop service excellence, hingga pendampingan langsung di lapangan.

Program ini menjadi bagian integral dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) InJourney Group. Selain penguatan keterampilan, peserta juga dibekali kemampuan evaluasi guna melahirkan para local champion yang menjadi agen perubahan di komunitasnya.