Tutup
News

Ada Retakan Sepanjang 80 Meter Sedalam 2 Meter di Tol Cisumdawu, Pengelola Lakukan Ini

142
×

Ada Retakan Sepanjang 80 Meter Sedalam 2 Meter di Tol Cisumdawu, Pengelola Lakukan Ini

Sebarkan artikel ini
ada-retakan-sepanjang-80-meter-sedalam-2-meter-di-tol-cisumdawu,-pengelola-lakukan-ini
Ada Retakan Sepanjang 80 Meter Sedalam 2 Meter di Tol Cisumdawu, Pengelola Lakukan Ini

 Bisnis

Rabu, 8 April 2026 – 11:08 WIB

Jakarta, VIVA – Pengelola Tol Cisumdawu  melakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow selama empat bulan akibat pergerakan tanah yang menyebabkan retakan di kilometer 207+300 tol tersebut di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Retakan terjadi kurang lebih sepanjang 80 meter.

Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) Agustinus Sudrajat di Sumedang, Rabu, mengatakan retakan yang muncul hingga kedalaman mencapai 2 meter ini diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Retakan ini kami identifikasi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, serta kondisi wilayah yang berada di area perbukitan,” katanya. Agustinus dikutip, Rabu, 8 April 2026.

Dia menyampaikan bahwa pihaknya telah memastikan fungsi drainase berjalan optimal serta melakukan penutupan sementara dan pengalihan arus kendaraan. Pengalihan arus kendaraan tersebut dilakukan terhadap kendaraan dari arah Bandung menuju Cirebon yang diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Paseh.

Untuk penanganan jangka panjang, kata dia, akan dilakukan penguatan struktur menggunakan bore pile dengan kedalaman sekitar 30 meter dan panjang penanganan mencapai 100 meter.

Selain itu, pihaknya bersama kepolisian akan menerapkan contraflow di jalur B arah Bandung, mulai KM 206+125 hingga KM 208+200. “Selama contraflow berlangsung tidak ada pembatasan kendaraan, seluruh kendaraan masih bisa melintas,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit PJR Tol Cisumdawu Iptu Deny Ruchyat mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut diperkirakan berlangsung selama tiga hingga empat bulan, menyesuaikan dengan proses perbaikan di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Paling tidak contraflow dilakukan tiga sampai empat bulan selama masa perbaikan. Namun kami upayakan bisa lebih cepat,” kata Deny.

Ia menambahkan, pelaksanaan contraflow direncanakan mulai diberlakukan pada Rabu (8/6), setelah kesiapan sarana dan prasarana terpenuhi. Petugas mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintasi ruas terdampak selama masa perbaikan berlangsung. (Ant)

Nasib Penerapan Sistem MLFF Masih Menggantung, Pemerintah Fokus Tes Uji Kelayakan MLFF belum dinyatakan layak. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pemerintah masih fokus uji coba teknis sebelum memutuskan implementasi sistem tol tanpa henti.

VIVA.co.id

29 Maret 2026