JAKARTA – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp41,6 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Selasa (14/4/2026).
Dividen tersebut setara dengan Rp26,05 per lembar saham atau 23,13% dari total laba bersih perseroan tahun 2025 yang mencapai Rp180,19 miliar. Sepanjang tahun tersebut, emiten pengelola kawasan wisata Ancol ini mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,12 triliun.
Selain keputusan pembagian dividen, RUPST juga menetapkan perombakan jajaran pengurus perseroan. Syahmudrian Lubis resmi diangkat menjadi Direktur Utama menggantikan Winarto yang telah memimpin sejak 18 Agustus 2022.
“Alhamdulillah dengan menerima amanah ini, sekaligus saya juga harus sadar bahwa banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan,” ujar Syahmudrian dalam konferensi pers usai RUPST.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen menegaskan bahwa perusahaan kini memasuki fase krusial dalam transformasi bisnis. Langkah ini diambil menyusul perubahan fundamental dalam industri pariwisata, di mana pengunjung kini menuntut nilai tambah (value) yang lebih dari sekadar berwisata.
Transformasi tersebut akan dijalankan melalui empat strategi utama, yakni peningkatan nilai tambah bagi pengunjung, optimalisasi aset dan ekosistem untuk memperkuat monetisasi, penggunaan data sebagai basis pengambilan keputusan, serta perluasan kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan.
“Transformasi ini bukan sekadar strategi, tetapi menanamkannya sebagai budaya kerja dan sumber daya manusia dengan disiplin ketat untuk eksekusi yang tepat,” jelas manajemen.
Berikut adalah susunan terbaru dewan komisaris dan direksi PJAA:
Dewan Komisaris:
• Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Irfan Setiaputra
• Komisaris: Suharini Eliawati
• Komisaris: Lies Hartono
• Komisaris: Sutiyoso
• Komisaris Independen: Trisni Puspitaningtyas
Dewan Direksi:
• Direktur Utama: Syahmudrian Lubis
• Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso
• Direktur: Daniel Nainggolan
• Direktur: Eddy Prastiyo
• Direktur: Rahmaniar







