Tutup
NewsRegulasi

APBN Sumbar Kontraksi, Belanja Melonjak

766
×

APBN Sumbar Kontraksi, Belanja Melonjak

Sebarkan artikel ini
Kantor Gubernur Sumbar
Kantor Gubernur Sumbar

Padang – Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencatat kinerja penerimaan negara mengalami kontraksi sebesar 0,77% hingga 30 Juni 2024. Sementara itu, Belanja Negara tumbuh signifikan sebesar 14,23%.

Secara nominal, total pendapatan negara yang dipungut di Sumbar mencapai Rp3,79 triliun. Sedangkan total belanja negara yang telah direalisasikan adalah Rp15,99 triliun, sehingga menghasilkan defisit regional sebesar Rp12,20 triliun.

Kepala Kanwil DJPb Sumbar, Syukriah, menyatakan bahwa kinerja APBN di Sumbar masih stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dan perekonomian global. “Perekonomian Sumbar pada triwulan I 2024 masih tumbuh sebesar 4,37% (yoy), peringkat ke-6 dari 10 provinsi di Sumatera. Capaian ini di bawah pertumbuhan nasional 5,11%,” ujar Syukriah.

Realisasi pendapatan negara di Sumbar per 30 Juni 2024 mencapai 42,96% dari target APBN 2024. Sebanyak 76,72% berasal dari Penerimaan Perpajakan, dan 23,28% dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Penerimaan perpajakan mencapai Rp2,91 triliun atau 39,40% dari target. Hampir semua jenis penerimaan perpajakan menunjukkan pertumbuhan positif, dengan penyumbang terbesar adalah Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 67,62%.

Namun, Bea Keluar mengalami kontraksi sebesar 57,50%. Hal ini disebabkan oleh penurunan volume ekspor CPO dan produk turunannya di Pelabuhan Teluk Bayur.

Sementara itu, PNBP mencapai Rp881,64 miliar atau 61,15% dari target. Pertumbuhan PNBP didorong oleh penetapan dua institusi sebagai Badan Layanan Umum (BLU), yaitu UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan Politeknik Kesehatan Padang.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…