Tutup
EkonomiPerbankan

BRI Salurkan Triliunan KPR Subsidi, Masyarakat Berpenghasilan Rendah Terbantu

197
×

BRI Salurkan Triliunan KPR Subsidi, Masyarakat Berpenghasilan Rendah Terbantu

Sebarkan artikel ini
dukung-program-perumahan-nasional,-bri-salurkan-kpr-subsidi-rp16,79-t
Dukung Program Perumahan Nasional, BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 T

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung programme perumahan nasional.Hingga akhir Februari 2026, BRI telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) senilai Rp16,79 triliun kepada 122.838 debitur.

Penyaluran KPR subsidi ini merupakan bagian dari upaya BRI menyediakan akses hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dana KPR subsidi tersebut disalurkan melalui berbagai skema pembiayaan.

Terbesar adalah KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan nilai Rp16,38 triliun.

Selain itu,ada juga penyaluran melalui KPR Tapera senilai Rp316,93 miliar,KPR Subsidi Selisih Bunga (SSB) sebesar Rp91,65 miliar,serta Program Bantuan pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebesar Rp8,89 miliar.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan bahwa capaian ini mencerminkan konsistensi BRI dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor perumahan.

“BRI berkomitmen menghadirkan akses hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Hery.

Menurutnya, penyaluran KPR subsidi ini juga merupakan bagian dari peran BRI dalam mendukung pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan kawasan perumahan, lanjut Hery, tidak hanya membuka akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas.Aktivitas ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan berbagai sektor pendukung, mulai dari konstruksi, industri bahan bangunan, jasa tenaga kerja, logistik, hingga peluang usaha bagi UMKM di sekitar kawasan hunian.

Hery menambahkan, kehadiran BRI yang tersebar di berbagai wilayah menjadi modal penting dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat.

“Dengan dukungan jaringan lebih dari 7 ribu unit kerja di seluruh Indonesia,BRI optimistis program pembiayaan perumahan ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah,” pungkas Hery.