BRI Ventures Beri Investasi Minuman Lokal Haus!

  • Whatsapp

JAKARTA – Dana Ventura Sembrani Nusantara kelolaan BRI Ventures, memberikan investasi pertamanya di luar sektor teknologi finansial (Fintech) dengan berpartisipasi pada pendanaan Seri-A dari merek minuman lokal Haus.

Ini merupakan sebuah debut Dana Ventura Sembrani Nusantara sejak dirilis pada pertengahan 2020, di mana anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini menyuntikkan pendanaan Rp30 miliar.

“Dengan pendanaan seri A ini, kami mendukung UMKM untuk naik kelas untuk skalabilitas yang lebih besar, dan melaksanakan ekspansinya ke luar Jabodetabek,” ujar Nicko Widjaja, CEO BRI Ventures dalam keterangannya, dilansir dari Bisnis.com Rabu, 2 Desember 2020.

Nicko juga mengatakan bahwa investasi kepada Haus! merupakan sebuah langkah awal dari beberapa investasi lainnya di Dana Ventura Sembrani Nusantara yang akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Sesuai dengan visi ana Ventura Sembrani Nusantara untuk menemukan dan membina para startup lokal untuk memicu pertumbuhan ekosistem UMKM yang berkelanjutan.

Sembrani sendiri adalah istilah yang digunakan oleh BRI Ventures untuk refleksi terhadap perumpamaan ‘Unicorn’ dalam menyebut perusahaan yang memiliki valuasi senilai US$1 miliar atau lebih.

Nicko menjelaskan bahwa hingga kini, Haus! memiliki lebih dari 100 outlet di sekitar Jabodetabek dan Bandung. Dengan harga minuman mulai dari Rp5.000 dan model bisnis yang agresif, Haus! melayani segmen konsumen yang mayoritas terdiri dari generasi milenial dan Gen Z.

“Jad, segmen B2C kategori ini masih sangat luas dan kami berharap untuk membuka ruang kolaborasi dengan ekostem yang terpadu,” tambahnya.

Pemberian investasi kepada Haus juga sangat pas dengan timing pasar saat ini. Dengan tren produk siap minum, preferensi konsumen semakin meningkat pada produk semacam ini karena dipersepsikan lebih segar dan memiliki kualitas lebih tinggi.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa pengaruh Covid-19 telah menyebabkan penurunan konsumsi masyarakat sehingga imbasnya juga terasa di sektor makanan dan minuman.

Penjualan produk siap minum menurun baik melalui saluran penjualan walk-in maupun takeaway, namun pengiriman online melalui platform seperti GrabFood dan Go-food semakin meningkat.

Adapun, CEO Haus! Gufron Syarif mengatakan bahwa fokus pihaknya memang masuk ke segmen masyarakat luas dengan membawa produk berharga terjangkau dengan kualitas dan rasa yang baik.

“Kami sangat senang dengan dukungan finansial dan strategis yang diberikan oleh BRI Group melalui Dana Ventura Sembrani Nusantara. Inilah saatnya bagi kami untuk membawa brand kami naik kelas,” ujarnya.

Menurut Gufron, Haus! Memiliki keunggulan dalam hal melakukan penetrasi ke segmen konsumen yang lebih luas dan memiliki strategi berbeda dengan kompetitornya, brand-brand high end yang ada di pasaran sekarang.

“Kami percaya bahwa menjual produk minuman dan makanan dengan harga yang terjangkau akan dapat menarik lebih banyak konsumen di Indonesia. Sesuai dengan slogan kami, ‘Semua orang berhak minum enak’, produk kami dihargai mulai dari Rp5.000. Dari aspek customer experience pun kami desain sedemikian rupa sehingga kunjungan ke outlet kami menjadi nyaman bagi segala golongan masyarakat,” tambahnya.

Contohnya, kompetitor-kompetitor lain seperti Goola, Kopi Kenangan, dan Fore memiliki fokus untuk melayani segmen pasar menengah ke atas, Haus! sendiri memilih melayani segmen pasar menengah yang lebih luas melalui produk-produk makanan dan minuman dengan harga terjangkau.

Sekadar informasi, sejak beroperasi pada Juni 2018, Haus! menjadi brand pioneer minuman kekinian yang menargetkan pasar menengah bawah. Saat ini Haus! memiliki 103 toko di Jabodetabek dan Bandung dan menjual lebih dari 1,5 juta gelas per bulannya

  • Whatsapp

Pos terkait