Tutup
BisnisEkonomiInvestasiPerbankan

BSI Salurkan Triliunan Rupiah, Dorong UMKM Terus Bertumbuh

128
×

BSI Salurkan Triliunan Rupiah, Dorong UMKM Terus Bertumbuh

Sebarkan artikel ini
per-februari-2026,-rp1,65-triliun-kur-syariah-bsi-jangkau-11-ribu-umkm
Per Februari 2026, Rp1,65 Triliun KUR Syariah BSI Jangkau 11 Ribu UMKM

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk memacu pembiayaan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di awal tahun 2026.

Hingga februari 2026, BSI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah senilai Rp1,65 triliun.

Jumlah ini setara dengan 11,1% dari total kuota yang dialokasikan untuk tahun ini.

Lebih dari 11 ribu pelaku usaha di seluruh Indonesia telah merasakan manfaat dari penyaluran KUR Syariah ini.

BSI menegaskan komitmennya untuk memperkuat UMKM sebagai pilar utama ekonomi nasional. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Penyaluran pembiayaan difokuskan pada sektor-sektor produktif.

Sektor-sektor tersebut meliputi makanan dan minuman halal, jasa, serta perdagangan.

Dari total pembiayaan KUR Syariah yang disalurkan, 65% dialokasikan ke sektor produksi. Sementara 35% sisanya disalurkan ke sektor non-produksi.

Komposisi ini sejalan dengan amanat pemerintah. Sekaligus mencerminkan strategi BSI dalam mendorong aktivitas ekonomi yang bernilai tambah dan berkelanjutan.

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan husainy, menekankan prinsip kehati-hatian dalam ekspansi pembiayaan.

“Penyaluran pembiayaan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan analisis makroekonomi serta tren kualitas pembiayaan,” ujar Kemas.

Hal ini dilakukan untuk memastikan portofolio pembiayaan tetap sehat dan berkelanjutan.

BSI optimistis pertumbuhan UMKM akan tetap solid sepanjang tahun 2026. optimisme ini didukung oleh stimulus dan kebijakan pemerintah.

“Kami melihat ekosistem UMKM terus menguat,didorong oleh programme seperti KUR Syariah,pengembangan ekosistem MBG melalui penyediaan SPPG,serta pembiayaan mikro dan SME,” tambah Kemas.

Tren positif di sektor halal pada awal tahun juga menjadi sinyal kuat bagi pertumbuhan ke depan.

Kinerja positif di segmen UMKM ini memperkuat performa BSI secara keseluruhan.

Per Februari 2026, total pembiayaan perseroan mencapai Rp323 triliun. Angka ini tumbuh 14,32% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kontribusi signifikan datang dari segmen konsumer, khususnya bisnis emas. Pembiayaan ritel termasuk UMKM tercatat sebesar Rp52,43 triliun atau tumbuh 6,10% YoY.

BSI terus menjalankan berbagai inisiatif strategis untuk memperkuat ekosistem pendukung UMKM.

Inisiatif tersebut meliputi pendampingan usaha, pelatihan, business matching, hingga penyediaan layanan BSI UMKM Center.

BSI juga memberikan pendampingan sertifikasi halal. Upaya ini bertujuan agar UMKM dapat naik kelas dan meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun global.

Ke depan, BSI akan terus memperkuat dukungan terhadap program Asta Cita. Dukungan ini khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan segmen ritel.

Optimalisasi fungsi intermediasi antara dana pihak ketiga dan pembiayaan menjadi kunci dalam menjaga kinerja yang solid dan berkelanjutan.