Tutup
News

Cicilan KPR Bisa Dipangkas dengan Sampah, Begini Caranya

327
×

Cicilan KPR Bisa Dipangkas dengan Sampah, Begini Caranya

Sebarkan artikel ini
cicilan-kpr-bisa-dipangkas-dengan-sampah,-begini-caranya
Cicilan KPR Bisa Dipangkas dengan Sampah, Begini Caranya

Jakarta – Bank Tabungan Negara (BTN) tawarkan solusi inovatif bagi pemilik rumah: kurangi cicilan KPR dengan menukar sampah rumah tangga. Program ini memungkinkan nasabah mengonversi sampah menjadi poin yang mengurangi nilai angsuran KPR.

BTN menggandeng Rekosistem, perusahaan pengelola sampah berbasis teknologi, untuk menjalankan program ini. Sampah yang disetorkan nasabah akan dipilah, dicatat, dan dikonversi menjadi Rekopoin.

Poin tersebut kemudian ditransfer ke rekening BTN nasabah untuk membantu pembayaran angsuran rumah. Layanan Reko Keliling x BTN akan mengangkut berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, logam, kertas, hingga minyak jelantah dan elektronik bekas.

Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, menjelaskan program ini mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mengembangkan ekonomi hijau di sektor perumahan.

“Program ini kami rancang agar mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus meringankan beban keuangan masyarakat,” kata Setiyo, Minggu (28/9/2025).

BTN mengajak pengembang perumahan dan warga untuk mulai memilah sampah. Setiap orang rata-rata menghasilkan satu kilogram sampah per hari. Artinya, keluarga dengan empat anggota bisa mengumpulkan empat kilogram sampah setiap hari.

“Sampah yang dikelola dengan baik bisa ditukar dengan uang yang khusus diperuntukan mengurangi angsuran KPR,” ujar Setiyo saat peluncuran program di Pesona Kahuripan 11, Bogor.

CEO Rekosistem, Ernest Christian Layman, mengatakan bahwa masalah sampah di Indonesia masih pelik. “Dengan partisipasi masyarakat, sampah bisa dikelola lebih baik dan bahkan membantu mengurangi angsuran KPR,” ujarnya.

Direktur Utama Pesona Kahuripan, angga Budi Kusuma, menilai inovasi BTN ini membawa keuntungan ganda bagi masyarakat. “Pembeli rumah bisa menukar sampah menjadi tabungan untuk mengurangi angsuran,” ungkapnya.

Program ini sejalan dengan strategi Environmental, Social, and Governance (ESG) BTN untuk menghadirkan pembiayaan rumah yang ramah lingkungan.