Tutup
EkonomiNews

Gen Z Bidik Profesi Baru, Raih Gaji Impian

374
×

Gen Z Bidik Profesi Baru, Raih Gaji Impian

Sebarkan artikel ini
bukan-kerja-kantoran,-ini-profesi-baru-yang-diburu-gen-z-dan-gajinya-bikin-ngiler!
Bukan Kerja Kantoran, Ini Profesi Baru yang Diburu Gen Z dan Gajinya Bikin Ngiler!

Jakarta – Anak muda di Amerika Serikat (AS) kini punya tren karier baru: bekerja untuk para miliarder. Profesi seperti nanny, asisten pribadi, hingga koki pribadi di rumah mewah jadi incaran Gen Z.

Fenomena ini dipicu oleh iklim kerja korporat yang dianggap tidak stabil dan peningkatan jumlah orang kaya di dunia.

Banyak anak muda AS tak lagi bermimpi jadi profesional kantoran. Mereka melihat peluang besar di industri “private staffing”.

Perusahaan besar melakukan PHK, sementara rumah tangga kelas atas justru membangun tim profesional.

Pekerjaan ini menjanjikan gaji besar, pengalaman eksklusif, lingkungan kerja dinamis, dan kesempatan melihat dunia yang berbeda.

Cassidy O’Hagan, mantan sales di bidang kesehatan, kini menjadi nanny.”pekerjaan saya di penjualan peralatan medis ortopedi tidak akan pernah bisa bersaing,” ujarnya, seperti dikutip dari Business Insider.

Pekerjaan barunya membawanya tinggal di vila pribadi di Maladewa, bekerja untuk keluarga kaya, dan bepergian ke lokasi mewah.

O’Hagan menikmati gaji enam digit per tahun (Rp2,49 miliar hingga Rp4,15 miliar),tunjangan kesehatan,cuti berbayar,makanan dari chef pribadi,supir pribadi,hingga wardrobe nanny khusus.

“Saya menyadari sangat cepat setelah pindah bahwa saya masuk ke dunia yang sama sekali berbeda,” katanya saat pertama kali bekerja untuk keluarga kaya.

Brian Daniel, pendiri Celebrity personal Assistant Network, menegaskan tingginya permintaan di industri ini. “Kedalaman dan keluasan kekayaan itu benar-benar mencengangkan,” ujarnya.

Di situs Tiger Recruitment, housekeeper ditawarkan gaji hingga Rp1,99 miliar, nanny hingga Rp2,49 miliar, kepala asisten pribadi Rp4,15 miliar hingga Rp4,64 miliar, dan direktur hunian hingga Rp4,15 miliar.Angka-angka ini sulit disaingi oleh pekerjaan korporat.

Namun, pekerjaan ini penuh tuntutan. “Alasan Anda dibayar tinggi adalah karena Anda diharapkan siap siaga di luar jam kerja 9 sampai 5 pada umumnya,” kata Rekruter Ruth Edwards.