Regulasi

IHSG Anjlok 1,3% ke Level 5.864, Saham SCMA hingga CPIN Melemah

146
×

IHSG Anjlok 1,3% ke Level 5.864, Saham SCMA hingga CPIN Melemah

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah signifikan pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Hingga pukul 09.08 WIB, IHSG terkoreksi 77,029 poin atau 1,3% ke level 5.864,037.

Tekanan pada IHSG pagi ini merata di seluruh indeks sektoral. Sektor barang baku mencatatkan pelemahan terdalam dengan penurunan sebesar 2,37%.

Kondisi serupa juga dialami oleh sektor perindustrian, infrastruktur, barang konsumen primer, serta kesehatan. Pelemahan juga menyasar sektor properti dan real estate, energi, keuangan, transportasi dan logistik, teknologi, hingga sektor barang konsumen non-primer.

Di tengah pelemahan indeks secara keseluruhan, sejumlah saham dalam jajaran LQ45 mencatatkan kinerja beragam. Saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) memimpin daftar *top losers* dengan penurunan 5,56%, disusul PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang melemah 4,88%, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang terkoreksi 4,66%.

Sementara itu, di jajaran *top gainers* LQ45, saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) berhasil menguat 3,45%. Diikuti oleh PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang naik 1,4% dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang mencatatkan kenaikan 1,35%.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Tekanan di pasar keuangan domestik masih membayangi kinerja industri reksadana. Di tengah pelemahan pasar saham dan meningkatnya volatilitas nilai tukar rupiah, manajer investasi memilih memperkuat kualitas portofolio melalui seleksi emiten berbasis fundamental guna menjaga kinerja reksadana saham hingga kuartal III 2026. Baca Juga: Rupiah Masih Rentan, Berisiko Tembus Rp 19.000 per Dolar AS di Akhir Juni 2026 Berdasarkan…