Tutup
Regulasi

IHSG Diprediksi Menguat ke 7.156, Simak Daftar Saham Pilihan Berikut

71
×

IHSG Diprediksi Menguat ke 7.156, Simak Daftar Saham Pilihan Berikut

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali bergerak menguat pada perdagangan Kamis (30/4), dengan potensi menguji level 7.156. Proyeksi ini muncul setelah pada penutupan Rabu (29/4), indeks berhasil naik 28,83 poin atau 0,41 persen ke posisi 7.101,226.

Analis Phintraco Sekuritas menyatakan bahwa IHSG memiliki peluang untuk mencapai level MA5 di angka 7.156. Namun, investor tetap diminta mewaspadai potensi aksi ambil untung (*profit taking*) menjelang libur panjang akhir pekan.

Sentimen pasar hari ini dipengaruhi oleh sejumlah data ekonomi global. Dari China, pelaku pasar tengah mencermati rilis data manufaktur dan non-manufaktur periode April.

Sementara itu, Uni Eropa dijadwalkan merilis data PDB kuartal I-2026, tingkat inflasi, angka pengangguran, serta keputusan suku bunga dari Bank Sentral Eropa (ECB). Konsensus pasar memperkirakan ECB akan mempertahankan suku bunga acuan di level 2,15 persen.

Dari Amerika Serikat, perhatian investor tertuju pada indeks PCE *prices* bulan Maret 2026. Indikator ini diprediksi naik ke level 3,3 persen, dibandingkan capaian bulan Februari 2026 yang berada di angka 2,8 persen.

Terkait strategi investasi, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham UNVR, CDIA, IMPC, AADI, dan ITMG untuk diperhatikan pelaku pasar.

Di sisi lain, MNC Sekuritas memiliki pandangan berbeda dengan memproyeksikan pergerakan IHSG yang variatif pada hari ini. Indeks diprediksi berpeluang menguat ke rentang 7.188-7.270, namun juga berisiko melemah ke kisaran 6.983-7.009.

MNC Sekuritas menilai koreksi yang terjadi akan cenderung terbatas pada area 6.983-7.009, sebelum akhirnya berpeluang kembali menguat dalam jangka pendek. Adapun saham yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas adalah ASRI, BIPI, HMSP, dan SUPA.

*Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual produk investasi tertentu.*