Tutup
News

Jamaah Padati Kakbah, Tawaf Menguras Tenaga di Makkah

198
×

Jamaah Padati Kakbah, Tawaf Menguras Tenaga di Makkah

Sebarkan artikel ini
ramadhan-1447-h-ke-20,-menguras-fisik-dan-akhirnya-melegakan…
Ramadhan 1447 H ke-20, Menguras Fisik dan Akhirnya Melegakan…

Mekkah – Suhu ekstrem melanda Makkah sejak Senin (9/3/2026), menambah tantangan bagi jemaah yang beribadah di tanah Suci. Udara dingin menusuk tulang, terutama di malam dan pagi hari, diperparah dengan hembusan angin kencang.

Di tengah cuaca dingin, seorang jemaah bernama Irvan Khairul Ananda tetap semangat menunaikan tawaf bersama istrinya, Mm Benik, di pelataran Kakbah pada hari ke-20 ramadhan.

“Mm nio tawaf,” ujar Mm Benik, memotivasi suaminya untuk tetap bersemangat meski harus mengenakan kain ihram di tengah cuaca dingin.

Irvan menceritakan padatnya jemaah yang melaksanakan tawaf subuh. “Untuk menuju titik awal saja betapa susahnya. sangat padat! Sejengkal-sejengkal saja bisa berjalan, sedang untuk bernafas terpaksa menengadahkan wajah ke atas,” ungkapnya.

Meski demikian, Irvan dan istri berhasil menyelesaikan tawaf dalam waktu 55 menit.

Irvan mengaku, tawaf di pelataran Kakbah membutuhkan tenaga ekstra karena harus menahan desakan jemaah dari berbagai arah.

“Benar-benar konsentrasi tenaga berada pada lutut dan pergerakan kedua kaki! Benar-benar menghabiskan tenaga,” tuturnya.Kondisi fisik yang terkuras membuat Irvan merasa kelelahan hingga sore hari.

Namun, semangat ibadah di bulan Ramadhan membuatnya terus berusaha memaksimalkan waktu untuk beribadah kepada Allah SWT.

Irvan berharap dapat terus diberikan kesehatan dan kesempatan untuk meraih anugerah malam Lailatul Qadar di akhir Ramadhan ini.

Selama 20 hari di Makkah,Irvan telah melaksanakan tawaf sebanyak 31 kali. Ia memaknai tawaf sebagai inti dari umrah, yang melambangkan 7.000 tahun taubat kepada Allah SWT.