Tutup
Regulasi

Jumlah Investor Kripto Tetap Melonjak Meski Nilai Transaksi Menurun

83
×

Jumlah Investor Kripto Tetap Melonjak Meski Nilai Transaksi Menurun

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Industri aset kripto di Indonesia menunjukkan tren adopsi yang terus menanjak meski sempat mengalami fluktuasi volume transaksi. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sepanjang tahun 2025, total transaksi aset kripto mencapai Rp 482,23 triliun dengan basis investor yang terus meluas hingga 20,19 juta orang.

Pertumbuhan jumlah investor ini juga tercermin dari performa platform perdagangan aset kripto, salah satunya PT Pintu Kemana Saja (PINTU). Hingga saat ini, aplikasi PINTU telah diunduh lebih dari 11 juta kali.

SVP Strategy & Business Pintu, Andy Putra, menyatakan bahwa perusahaan terus memperluas akses pasar dengan menghadirkan hampir 400 token hingga tahun 2026, termasuk lebih dari 40 token dalam kategori *tokenized asset*.

Pertumbuhan signifikan terjadi pada basis pengguna PINTU secara *year-on-year* (YoY). Pengguna terdaftar tercatat melonjak 79,29%, pengguna aktif naik 38,37%, dan pengguna yang aktif melakukan perdagangan meningkat 25,86%. Angka-angka ini selaras dengan tren kenaikan volume transaksi di platform tersebut.

Kinerja positif juga dibukukan oleh unit bisnis Pintu Futures. Pada kuartal I 2026, jumlah pengguna terverifikasi (KYC) di platform derivatif tersebut melesat hingga 401%. Selain itu, jumlah pengguna meningkat 208,71% dengan kenaikan frekuensi order sebesar 91,61% yang dibarengi pertumbuhan volume transaksi yang positif.

Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-6, Pintu berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi masyarakat terkait aset kripto dan teknologi blockchain. Berbagai inisiatif strategis seperti kompetisi perdagangan dan pertemuan komunitas terus digalakkan untuk mendorong adopsi yang lebih luas.

Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi, Pintu optimistis industri kripto di Indonesia akan terus berkembang. Fokus utama ke depan tidak hanya pada pertumbuhan volume transaksi, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi-inovasi yang memiliki kegunaan nyata bagi masyarakat luas.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Indeks utama Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 dibuka menguat pada perdagangan Selasa (21/4/2026), didorong optimisme terhadap kecerdasan buatan (AI) serta kinerja emiten yang solid, di tengah ketidakpastian konflik Timur Tengah. Melansir Reuters hingga pukul 09.45 waktu setempat, indeks Dow Jones naik 309,83 poin atau 0,63% ke 49.752,39. Sementara S&P 500 menguat 0,17% ke 7.121,44 dan Nasdaq Composite naik 0,14% ke…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Tekanan bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bertambah. Kali ini pasar dikejutkan oleh pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang masih mempertahankan pembatasan terhadap saham Indonesia dalam tinjauan indeks Mei 2026 mendatang. Keputusan ini diambil seiring proses evaluasi reformasi transparansi pasar yang baru dilakukan Indonesia. Dalam pernyataan pada Senin (20/4) lalu, MSCI belum akan…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Kinerja saham PT Bank Mandiri (BMRI) menghijau setelah melaporkan kinerja keuangan perusahaan di kuartal I-2026. Pada penutupan perdagangan bursa Selasa (21/4), saham BMRI naik 80 poin atau 1,73% ke level Rp 4.700 per saham. Namun pada pembukaan perdagangan, sahamnya terlihat memerah di level Rp 4.610 per saham. Jika dilihat, selama sepekan sahamnya juga susut 0,21%, dan secara year to date (ytd) sahamnya terjun 7,84%….

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mencetak kinerja moncer setelah mampu meraih lonjakan laba dan pendapatan di periode kuartal I-2026. Dalam catatan laporan keuangannya, FORE mencatatkan laba sebesar Rp 9,4 miliar per Maret 2026, melonjak 60,47% secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 5,87 miliar. Sejalan dengan itu, kondisi penjualan perusahaan juga mengalami peningkatan…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tampak mengalami kenaikan harga pada Selasa (21/4). Namun, pada saat yang sama, harga emas dunia justru terkoreksi. Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam untuk pecahan satu gram naik Rp 40.000 menjadi Rp 2.880.000 pada Selasa (21/4). Harga buyback emas Antam juga naik Rp 50.000 menjadi Rp 2.690.000 per gram. Sebaliknya, mengutip situs…