MEDAN – KAI Bandara mencatatkan kinerja impresif sepanjang triwulan pertama tahun 2026. Operator transportasi publik tersebut berhasil mengangkut 1 juta penumpang untuk layanan Kereta Api (KA) Srilelawangsa di wilayah Sumatera Utara, naik 6,21 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
PT Railink selaku operator menyatakan, peningkatan jumlah penumpang ini mencakup dua rute utama, yakni relasi Medan-Bandara Kualanamu dan Medan-Binjai-Kualabingai. Layanan KA Srilelawangsa sendiri merupakan bagian dari program subsidi *Public Service Obligation* (PSO) pemerintah untuk mendukung konektivitas di Sumatera Utara.
Secara rinci, relasi Medan-Bandara Kualanamu melayani 406 ribu penumpang, tumbuh 7,75 persen dibandingkan tahun lalu yang mencatatkan 377 ribu penumpang. Sementara itu, relasi Medan-Binjai-Kualabingai mencatatkan 651 ribu penumpang, atau meningkat 5,26 persen dari sebelumnya 618 ribu orang.
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan serta adaptasi terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya tepat waktu dan aman, tetapi juga memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung konektivitas menuju bandara dan kawasan penyangga di Sumatera Utara,” ujar Porwanto dalam keterangan resminya, Selasa (14/4/2026).
KAI Bandara juga mencatatkan performa positif selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11-23 Maret 2026. Sebanyak 155.212 penumpang terlayani, dengan rincian 63 ribu penumpang untuk relasi Medan-Bandara Kualanamu dan 92.244 penumpang untuk relasi Medan-Binjai-Kualabingai.
Untuk menjamin kelancaran arus mudik dan balik, KAI Bandara telah menyediakan 361 ribu tempat duduk serta mengoperasikan 44 perjalanan kereta setiap harinya dalam periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemangku kepentingan dan melakukan inovasi layanan. Porwanto optimistis tren pertumbuhan ini akan berlanjut seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat di Sumatera Utara.
Pihak manajemen juga mengimbau calon penumpang untuk selalu menjaga barang bawaan dan datang lebih awal ke stasiun. Masyarakat diharapkan memaksimalkan penggunaan kanal digital untuk pembelian tiket yang sudah dapat dipesan sejak sepekan sebelum jadwal keberangkatan demi kenyamanan perjalanan.







