Tutup
NewsPendidikanPolitik

Kapolda Sumbar Bangun Sinergi Pendidikan di Kampus

48
×

Kapolda Sumbar Bangun Sinergi Pendidikan di Kampus

Sebarkan artikel ini
hardiknas-2026-di-sumbar-jadi-sorotan,-rezka-oktoberia-apresiasi-kapolda-sumbar-dekat-dengan-dunia-pendidikan
Hardiknas 2026 di Sumbar Jadi Sorotan, Rezka Oktoberia Apresiasi Kapolda Sumbar Dekat dengan Dunia Pendidikan

Padang – Peringatan Hardiknas 2026 di Sumatera Barat tak berhenti pada seremoni.Di Universitas Islam negeri Imam Bonjol Padang, momen itu berubah menjadi ruang pertemuan antara kepolisian, dunia kampus, dan pemerintah lewat kuliah umum Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta serta penanaman 300 pohon di lingkungan kampus.

Kehadiran Kapolda Sumbar di hadapan ratusan mahasiswa mendapat sorotan dari Staf Khusus Menteri ATR/BPN,Rezka Oktoberia. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa Polri ikut mengambil peran dalam membangun kualitas sumber daya manusia,bukan semata-mata mengurus keamanan.

“Kesempatan Kapolda Sumbar memberikan kuliah umum di kampus adalah pesan kuat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. ini layak diapresiasi karena polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun masa depan bangsa,” kata Rezka, Rabu (6/5/2026).

Kuliah umum itu berlangsung di Aula gedung J lantai 2 Kampus UIN imam Bonjol Padang, kawasan Sei Bangek, Kecamatan Koto tangah. Sejak awal, forum berjalan interaktif karena mahasiswa aktif menanggapi paparan mengenai pendidikan, pembentukan karakter, dan tantangan sosial yang dihadapi generasi muda di era modern.

kapolda juga membuka ruang dialog dengan peserta. Pola komunikasi yang cair membuat suasana forum terasa lebih dekat, sementara sejumlah mahasiswa menilai gatot tampil sederhana dan tidak berjarak dengan sivitas akademika.

Di luar ruang akademik, peringatan Hardiknas berlanjut dengan penanaman 300 pohon di area kampus sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan masa depan.

Rezka menyebut rangkaian kegiatan itu memperlihatkan sinergi yang sehat antara aparat negara, perguruan tinggi, dan pemerintah dalam mendorong mutu pendidikan. Ia menilai tema Hardiknas 2026, “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, tergambar jelas dalam kegiatan tersebut.

“semua unsur bergerak bersama untuk pendidikan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada guru, mahasiswa berprestasi, dan pelajar berprestasi sebagai dorongan bagi ekosistem pendidikan agar terus tumbuh. Rezka, yang juga Sekjen Yayasan Jantung Indonesia, turut menyerahkan sejumlah sertifikat dari Kementerian ATR/BPN, termasuk sertipikat aset Polda Sumbar, sertifikat wakaf Yayasan Wakaf Ar Risalah, dan sertifikat wakaf Masjid Nurul Huda.

Acara tersebut turut dihadiri Wakapolda Sumbar Solihin, Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr.Hj. Martin Kustati, M.Pd., unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Sumbar, serta perwakilan perguruan tinggi seperti Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Bung Hatta, dan Institut Seni Indonesia Padang Panjang.

Sejumlah jajaran Polres dan Polresta se-Sumatera barat juga mengikuti kegiatan ini secara daring melalui Zoom meeting bersama unsur Forkopimda dan pihak sekolah.

Peringatan Hardiknas 2026 di Sumatera Barat akhirnya meninggalkan pesan yang lebih luas dari sekadar agenda tahunan. Pendidikan tampil sebagai ruang kolaborasi antara aparat, akademisi, dan pemerintah untuk mendorong lahirnya generasi muda yang lebih humanis, inklusif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.