Valuta

Kemana Aset Kripto Rp 739,2 Trilliun dari China ?

345
×

Kemana Aset Kripto Rp 739,2 Trilliun dari China ?

Sebarkan artikel ini
Foto: Internet

Blockchain sebuah perusahaan forensik Chainalysis, menemukan aset kripto (cryptocurrency) berpindah dari dompet digital China ke negara lain senilai 50 miliar dollar AS atau setara Rp 739,2 triliun (kurs Rp 14.785) pada tahun lalu.

Hal ini menunjukkan jika investor China lebih tertarik untuk mentransfer lebih banyak uang melebihi ketentuan izin transfer ke luar negeri.

Dilansir dari CNBC, Minggu, (23/8/2020), aturan yang berlaku di China mengenai pembelian mata uang asing dibatasi hanya sampai 50.000 dollar AS per tahun.

Namun, berdasarkan laporan kebanyakan warga kalangan atas China lebih memilih melanggar batas ketentuan tersebut, dengan berinvestasi di real estat dan aset lain.

“Investasi cryptocurrency cukup longgar (aturannya). Selama setahun terakhir, dengan ekonomi China yang masih menderita karena perang dagang dan devaluasi yuan di berbagai titik, kami telah melihat lebih dari 50 miliar dollar AS mata uang kripto berpindah dari China ke alamat luar negeri,” Ungkap laporan Cryptoanalysis.