Tutup
OtomotifPerbankan

Kia Susun Ekspansi Produk dan Elektrifikasi di Indonesia

75
×

Kia Susun Ekspansi Produk dan Elektrifikasi di Indonesia

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Kia menatap 2026 dengan strategi yang lebih agresif di Indonesia. Pabrikan asal Korea Selatan itu menata ulang jajaran produknya agar setiap model punya peran berbeda, mulai dari SUV kompak, MPV keluarga, hingga kendaraan listrik.

Langkah awal dimulai dari penyesuaian harga. The new Sonet dipasarkan Rp263 juta untuk varian Trendy, Rp288 juta untuk Motion, dan Rp313 juta untuk Signature. sementara itu, The all-new Carens dibanderol Rp299 juta untuk Trendy, Rp339 juta untuk Motion, serta Rp379 juta untuk Signature.

Dengan pengaturan tersebut, Kia ingin memperkuat posisinya di segmen SUV dan MPV keluarga. perusahaan juga menargetkan konsumen yang membutuhkan mobil dengan karakter dan fungsi yang lebih spesifik, bukan sekadar bersaing lewat satu model andalan.

Sepanjang tahun ini, kia menyiapkan peluncuran bertahap sejumlah model baru. The all-new Carens akan lebih dulu hadir sebagai MPV 6 dan 7-seater,lalu disusul The Next Gen Seltos di segmen compact B-SUV. Setelah itu, perusahaan mengirim Carens M/T untuk mobilitas luar kota dan PV5 BEV sebagai bagian dari penguatan lini elektrifikasi.

Di luar model anyar, Kia tetap mengandalkan produk yang sudah lebih dulu dikenal pasar. The New Sonet masih menjadi andalan di segmen small A-SUV, sedangkan The Carnival tetap diposisikan sebagai premium MPV dan EV9 sebagai luxury electric SUV. Kia juga menyiapkan MPV listrik yang akan diproduksi secara lokal di Indonesia.

Rencana produksi lokal menjadi salah satu agenda penting dalam rencana jangka menengah perusahaan. Melalui langkah itu, Kia berharap produknya makin relevan dengan kebutuhan konsumen domestik sekaligus selaras dengan sistem produksi global yang mereka bangun.

Untuk mendekatkan lini barunya ke pasar, Kia ikut aktif di sejumlah pameran otomotif nasional. Perusahaan menjadwalkan kehadiran di IIMS Jakarta, IIMS Surabaya, rangkaian GIIAS di berbagai kota, hingga GJAW yang menjadi penutup kalender pameran tahun ini.

Di sisi jaringan penjualan, ekspansi dealer mulai terasa sejak kuartal kedua 2026. Penjualan dari dealer baru yang dimulai sejak April memperluas akses konsumen terhadap produk dan layanan purna jual Kia di berbagai daerah.

VP Operations Kia sales Indonesia Harry Yanto menyebut setiap model memang disusun untuk kebutuhan yang berbeda. “Setiap model dikembangkan dengan peran yang spesifik. Tujuannya agar konsumen bisa menemukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik dari sisi fungsi, ukuran, maupun pengalaman berkendara yang diharapkan,” ujarnya.