Padang Pariaman – manajemen Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menyampaikan permintaan maaf kepada pengguna jasa setelah kondisi area check-in di terminal keberangkatan menuai sorotan di media sosial. pengelola menegaskan, tampilan tersebut muncul karena adanya pekerjaan penataan dan beautifikasi fasilitas bandara yang masih berlangsung.
Branch Dialog & CSR Department Head BIM, Feni, mengatakan pembenahan tidak hanya dilakukan di satu titik, melainkan mencakup sejumlah area utama terminal. “Penataan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan penumpang secara berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Menurut Feni, pekerjaan tersebut meliputi selasar, area check-in, hingga ruang tunggu penumpang. ia menyebut,langkah itu diperlukan karena BIM setiap tahun melayani jutaan penumpang dan harus menyesuaikan fasilitas dengan perkembangan trafik serta standar pelayanan yang terus meningkat.
Selama proses berlangsung, pengelola menata ulang kursi di terminal agar area yang sedang dikerjakan tetap bisa digunakan secara tertib. bandara juga menyiapkan sejumlah titik tunggu alternatif untuk mengurangi kepadatan di satu lokasi.
BIM turut mengatur ulang alur pergerakan penumpang agar pelayanan tetap lancar. Di lapangan, petugas disiagakan di berbagai titik untuk membantu pengguna jasa dan memantau kondisi terminal secara langsung.
Manajemen memastikan operasional bandara tetap aman dan terkendali meski ada pekerjaan penataan. Evaluasi lapangan juga dilakukan secara berkala supaya setiap kendala bisa segera ditangani.
Feni menambahkan, masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam perbaikan layanan. “Setiap masukan dari masyarakat kami anggap penting sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan,” katanya.
Setelah beautifikasi selesai, BIM berharap penumpang bisa merasakan suasana terminal yang lebih nyaman, modern, dan representatif. Pengelola juga menyampaikan terima kasih atas pengertian publik dan menegaskan komitmen untuk terus memperbaiki layanan.







