Tutup
NewsPendidikan

MAN 2 Padang Aktifkan Siswa Lewat Workshop Kesenian

268
×

MAN 2 Padang Aktifkan Siswa Lewat Workshop Kesenian

Sebarkan artikel ini
lima-siswa-man-2-padang-ikuti-workshop-manajemen-pertunjukan-kesenian
Lima Siswa MAN 2 Padang Ikuti Workshop Manajemen Pertunjukan Kesenian

padang – Lima siswa dari MAN 2 Padang terpilih mengikuti workshop Manajemen Pertunjukan Kesenian. Mereka berasal dari ekskul kesenian Madra Swara.

Workshop ini merupakan bagian dari Panggung seni Pelajar “Skola Art Fest”. Ajang ini digagas oleh Ketua DPRD Sumbar, Muhidi.

Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat turut bekerja sama dalam penyelenggaraan acara.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (23-25/10/2025). Lokasinya di gedung Kebudayaan Lantai 4, Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar.

Noverino Syarief, Muhammad Iqbal, Dzilhidayatil Husna Dzulfi, Ghathafania Zhafirah Ramadhanty, dan Azzuriadi Khashita adalah nama-nama siswa yang berpartisipasi.

Mereka didampingi oleh pembina Madra Swara, Rahmad Al Haviz dan Muhammad Aqil.

Tujuan kegiatan ini adalah memperkaya wawasan siswa dalam bidang seni dan manajemen pertunjukan.

Peserta dibekali pengetahuan tentang konsep pertunjukan, pengelolaan acara, hingga pelaksanaan festival seni yang baik.

Muhammad Aqil,pembina madra Swara,mendukung penuh Skola Art Fest. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah bagi pelajar untuk memahami kesenian dari sisi manajemen hingga pelaksanaan festival.

Festival tersebut rencananya akan digelar pada 14-16 November 2025.

Aqil menekankan pentingnya kegiatan ini bagi perkembangan siswa. Ia menambahkan bahwa acara ini memberikan kesempatan bagi pelajar SMA/SMK/MA se-Sumatera Barat untuk memahami kesenian secara menyeluruh.

“Selain menumbuhkan kreativitas, kegiatan ini juga membantu menjauhkan siswa dari penyakit masyarakat seperti tawuran, balap liar, narkoba, dan pergaulan bebas,” ujarnya.

Aqil berharap ilmu yang diperoleh siswa dapat menjadi bekal berharga untuk tampil di festival kesenian mendatang.

MAN 2 Padang menjadi satu-satunya madrasah yang terpilih dari sepuluh sekolah peserta di Sumatera Barat.