Tutup
Regulasi

Menkomdigi Tinjau Pengembangan Ekosistem KDKMP di Pesantren Al-Ittifaq

78
×

Menkomdigi Tinjau Pengembangan Ekosistem KDKMP di Pesantren Al-Ittifaq

Sebarkan artikel ini

BANDUNG – Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mendorong penguatan ekosistem koperasi nasional melalui pola kolaborasi strategis antar-koperasi. Ia menekankan bahwa koperasi yang telah mapan harus menjadi motor penggerak bagi koperasi lain agar ekonomi kerakyatan dapat tumbuh secara kolektif.

“Koperasi yang sudah kuat harus menjadi penggerak dalam ekosistem, membantu koperasi lain agar tumbuh bersama. Ini bukan kompetisi, melainkan kolaborasi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan,” ujar Meutya dalam keterangan resminya, Minggu (26/4).

Dalam kunjungannya ke Koperasi Pesantren Al Ittifaq, Meutya menyoroti keberhasilan lembaga tersebut dalam membangun ekosistem ekonomi dari hulu ke hilir. Menurutnya, praktik ini mencakup integrasi produksi, pengolahan, hingga distribusi yang berkelanjutan.

“Yang kami lihat di sini bukan hanya soal teknologi atau jumlah produksi, tetapi ketekunan, keikhlasan, dan sistem yang terbangun. Ini adalah fondasi penting dalam membangun ekosistem Koperasi Merah Putih yang kuat,” tambahnya.

Guna mendukung keberlanjutan tersebut, Meutya menegaskan pentingnya digitalisasi yang tepat guna. Teknologi yang diterapkan harus mampu menjawab tantangan lapangan secara nyata sekaligus meningkatkan efisiensi serta produktivitas koperasi.

Selain itu, Meutya mendorong agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) diintegrasikan ke dalam ekosistem koperasi. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat rantai pasok pangan nasional.

“Ketika program MBG terhubung dengan ekosistem koperasi seperti ini, maka dampaknya akan luas. Manfaatnya tidak hanya dirasakan penerima bantuan, tetapi juga menggerakkan petani, peternak, hingga distribusi pangan nasional,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Meutya turut memberikan apresiasi kepada seluruh elemen di pesantren, mulai dari petani, peternak, hingga generasi muda. Ia menyebut mereka sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan pangan sekaligus pilar utama ekonomi rakyat.

Regulasi

Jakarta, IDN Times – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan ini periode 20—24 April 2026 anjlok. Di tengah koreksi IHSG, 10 saham tercatat menguat dan melemah signifikan. Dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham dengan kenaikan tertinggi adalah PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang melonjak 94 persen. Sementara sa…