Tutup
News

Padang Bangkit: Warga Pauh Ajukan Prioritas Pascabencana

233
×

Padang Bangkit: Warga Pauh Ajukan Prioritas Pascabencana

Sebarkan artikel ini
reses-dprd-sumbar,-evi-yandri-tampung-aspirasi-masyarakat-pauh,-mayoritas-terkait-pascabencana
Reses DPRD Sumbar, Evi Yandri Tampung Aspirasi Masyarakat Pauh, Mayoritas Terkait Pascabencana

Padang – Warga Pauh, Kota padang, yang menjadi korban banjir bandang mendesak perbaikan infrastruktur, termasuk irigasi, jalan, dan jembatan. Pembangunan hunian tetap juga menjadi prioritas utama.

aspirasi ini mengemuka saat Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, menggelar reses di Huntara Mandiri Kepalo Koto, Pauh, Jumat (6/2). Lebih dari 200 warga hadir dalam pertemuan tersebut.Salah seorang warga Batu Busuk menyampaikan keluhannya, “Anak-anak pergi ke sekolah terpaksa menyeberangi sungai karena jembatan hilang. Mohon jembatan darurat segera dibangun.”

Evi Yandri berjanji akan mengupayakan pembangunan jembatan darurat secepatnya. “Jembatan permanen akan dibangun, tapi butuh waktu,” ujarnya.Pembangunan jalan juga menjadi perhatian utama. Evi memastikan jalan akan dibangun, baik dari dana pusat maupun provinsi.

Warga juga mempertanyakan bantuan untuk sawah yang terdampak banjir. Perwakilan Dinas Pertanian menyatakan data Pauh sudah masuk verifikasi bantuan dengan empat kategori: rusak ringan, sedang, berat, dan hilang.

“Bantuan untuk yang rusak ringan dan sedang sudah tersedia.Silakan masukan proposal untuk yang belum,” jelas perwakilan dinas.evi Yandri meminta lurah mencatat sawah yang belum terdata. Pendataan dimulai dari tingkat RT/RW, lurah, kecamatan, kota, hingga provinsi.

Terkait hunian tetap, Evi meminta RT/RW dan lurah mendata dan memverifikasi sebaik mungkin. Ia mengingatkan agar kejadian di Pasaman,di mana pembangunan huntap bermasalah karena data yang tidak valid,tidak terulang di Padang.

“Pendataan ini sangat penting,” tegasnya.

Evi Yandri akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan kota Padang untuk merealisasikan aspirasi masyarakat. Ia juga meminta masyarakat kooperatif dan mendukung pembangunan.

Selain itu, petani yang sawahnya hilang akan dibantu beternak bebek, sementara kaum ibu akan diberikan pelatihan memasak kue dan menjahit.

“Mari kita atur langkah kita kembali, perbaiki lagi ekonomi masing-masing selagi pemerintah mengupayakan secepatnya perbaikan infrastruktur,” pungkas Evi.