Tutup
NewsPendidikan

Payakumbuh: DPRD Merumuskan RKPD, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas

172
×

Payakumbuh: DPRD Merumuskan RKPD, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
ketua-dprd-kota-payakumbuh-:-rkpd-tahun-2027-harus-responsif-terhadap-kebutuhan-masyarakat
Ketua DPRD Kota Payakumbuh : RKPD Tahun 2027 Harus Responsif Terhadap Kebutuhan Masyarakat

Payakumbuh – Ketua DPRD Kota Payakumbuh,Wirman Putra,menegaskan pentingnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

hal ini disampaikannya saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota.

Wirman mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027 dari tingkat kelurahan hingga kota. Menurutnya, ini adalah langkah penting untuk merumuskan arah pembangunan yang partisipatif dan akuntabel.

DPRD, lanjut Wirman, aktif mengawal proses perencanaan melalui Musrenbang, reses, dan rapat dengar pendapat. Tujuannya, memastikan aspirasi masyarakat terakomodasi sejak awal.

Sejumlah isu strategis menjadi perhatian DPRD.Di antaranya, perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan pembinaan keagamaan dan budaya.

Selain itu, DPRD juga menyoroti persoalan ekonomi masyarakat. Seperti keterbatasan lapangan kerja, rendahnya keterampilan tenaga kerja, serta belum optimalnya pengembangan UMKM.

Persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, serta keterbatasan sarana pelayanan publik juga menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan.

Wirman menegaskan, seluruh aspirasi tersebut telah dirangkum dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Ini menjadi bahan masukan dalam penyusunan RKPD 2027.

DPRD mendorong agar Pokir tidak hanya menjadi catatan, namun benar-benar diterjemahkan dalam program prioritas dan kebijakan anggaran daerah.

Wirman menilai tema RKPD 2027 tentang transformasi sosial ekonomi yang inklusif dan berdaya saing sudah relevan. namun, perlu disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

“Kami berharap RKPD 2027 menjadi dokumen yang realistis, terukur, dan selaras dengan kebijakan provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya efisiensi belanja serta penguatan belanja publik. Tujuannya, agar pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Harapan kami sederhana, setiap rencana yang disusun hari ini benar-benar hadir menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.