Tutup
NewsPariwisataPolitik

Pemda Pessel Diminta Tanggapi Polemik Bangunan Cubadak

52
×

Pemda Pessel Diminta Tanggapi Polemik Bangunan Cubadak

Sebarkan artikel ini
marwan-anas-:-pemda-pessel-harus-segera-putuskan-dengan-bijak-soal-bangunan-berornamen-klenteng-di-pulau-cubadak
Marwan Anas : Pemda Pessel Harus Segera Putuskan dengan Bijak Soal Bangunan Berornamen Klenteng di Pulau Cubadak

Pesisir Selatan – Kontroversi bangunan mirip klenteng di Pulau Cubadak, Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, masih menyisakan tanda tanya terkait maksud pembangunannya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan bangunan berornamen klenteng itu bukan untuk kegiatan keagamaan. Melalui Kepala badan Kesbangpol, pemerintah daerah menyebut bangunan tersebut sebagai private office owner atau kantor pribadi pemilik.

Namun, penjelasan itu belum diterima masyarakat adat. Kerapatan Adat Nagari (KAN) Ampang Pulai tetap meminta pemilik bangunan mencopot ornamen-ornamen yang dianggap menyerupai klenteng. Permintaan itu disampaikan melalui Wakil Bupati Pessel Risnaldi Ibrahim.

Tokoh masyarakat Kecamatan Koto XI Tarusan, Marwan anas, juga meminta Pemda Pessel menyikapi aspirasi masyarakat dengan bijak. Mantan anggota DPRD Pessel dari PPP itu menilai pemerintah memang patut mengapresiasi terobosan positif dalam pengembangan pariwisata di kawasan Mandeh, tetapi aspek sosial dan adat istiadat setempat juga harus diperhatikan.

“Kita mendukung ninik mamak Ampang Pulai, Kecamatan Koto XI Tarusan, yang meminta Pemda Pessel memfasilitasi kepada pihak investor agar merubah ornamen bangunan seperti klenteng itu,” kata Marwan Anas, anggota DPRD Pessel periode 2009-2014 dan 2014-2019, kepada media, Sabtu (25/4/2026).

Ia menuturkan, Pemda Pessel harus segera mengambil keputusan secara bijak dan profesional atas persoalan tersebut. Menurut dia,penyelesaiannya dapat didasarkan pada kesesuaian perizinan yang telah diberikan dengan bangunan yang berdiri saat ini.