Pesisir Selatan – Polres Pesisir Selatan (Pessel) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) setempat menggelar penanaman jagung serentak di Kenagarian Painan Timur, Kecamatan IV Jurai, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk mewujudkan swasembada pangan.
Penanaman jagung serentak ini merupakan tindak lanjut dari program Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan ini dipimpin secara nasional oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui zoom meeting.
Kapolres Pessel, AKBP Dery Indra, menyampaikan target penanaman jagung pada kuartal I tahun 2026 adalah seluas 27 hektar.
“Untuk kegiatan tanam jagung serentak kuartal IV di Kenagarian Painan Timur ini, luasnya kurang lebih 1,5 hektar,” ujarnya didampingi Plh Kadis Pertanian dan pangan Holtikultura Kabupaten Pessel, Hendro Kurniawan.
Dery menambahkan, pada tahun 2025 lalu, Polres Pessel bersama Dinas Pertanian dan petani telah melaksanakan penanaman jagung serentak seluas kurang lebih 100 hektar.
“penanaman jagung ini dalam rangka mendukung swasembada pangan. Ini adalah bentuk kontribusi Polri dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.
Menanggapi keluhan petani terkait ketersediaan pupuk subsidi dan bibit jagung, Kapolres berjanji akan menyampaikan data tersebut kepada Dinas Pertanian agar dapat diperjuangkan ke Kementerian Pertanian.
Sementara itu,Hendro Kurniawan menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Polres Pessel dalam mewujudkan swasembada pangan.
“Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan juga akan menjamin ketersediaan pupuk dan bibit jagung bagi para petani,” katanya.
Hendro menjelaskan, pada tahun 2025, dinasnya mendapatkan bantuan bibit dan pupuk dari Kementan RI seluas 10 ribu hektar.
“Untuk tahun 2026 kembali mendapatkan bantuan 6 ribu hektar, dan segera akan dibagikan,” pungkasnya.
Penanaman jagung secara simbolis dilakukan oleh Kapolres Pessel bersama Forkopimda dan Kepala OPD.







