WASHINGTON – Konferensi pers pasca-rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Kamis (30/4/2026) menjadi momen perpisahan bagi Jerome Powell. Sapaan khas “good afternoon” yang biasanya dinantikan investor global kini menjadi yang terakhir kali diucapkan oleh Powell dalam kapasitasnya sebagai Ketua Federal Reserve.
Masa jabatan Powell akan berakhir pada 15 Mei mendatang. Kursi kepemimpinan bank sentral Amerika Serikat tersebut rencananya akan segera diserahterimakan kepada Kevin Warsh, yang saat ini tengah menjalani proses konfirmasi.
Powell mengaku optimistis dengan proses transisi yang sedang berjalan. Ia bahkan menyampaikan ucapan selamat kepada Warsh setelah calon penerusnya itu lolos dari Komite Perbankan Senat. Powell percaya Warsh mampu membangun konsensus yang kuat di antara anggota komite.
Meski tidak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di The Fed, Powell memastikan diri tidak langsung meninggalkan institusi tersebut. Ia memilih tetap bertahan sebagai anggota Dewan Gubernur.
Powell menegaskan bahwa peran barunya nanti akan lebih pasif. Ia berkomitmen untuk menjaga profil rendah guna menghindari tumpang tindih kewenangan dengan kepemimpinan yang baru.
Keputusan Powell untuk tetap tinggal di The Fed didorong oleh situasi genting yang sedang dihadapi bank sentral. Ia menyoroti adanya serangkaian serangan hukum yang dinilai mengancam independensi The Fed dalam merumuskan kebijakan moneter.
“Saya tidak akan meninggalkan Dewan sampai penyelidikan ini benar-benar selesai dengan transparansi dan kepastian,” tegas Powell.
Padahal, sebelumnya Powell sempat berencana untuk pensiun sepenuhnya. Namun, ia memutuskan untuk menunda rencana tersebut demi menjaga stabilitas dan independensi lembaga di tengah tekanan politik yang meningkat.
Ia menekankan bahwa menjaga objektifitas kebijakan moneter di tengah tekanan eksternal menjadi prioritas utama saat ini. Powell akan terus mengawal institusi tersebut sampai ia merasa situasi telah kembali kondusif.
Menutup lembaran kepemimpinannya dalam konferensi pers tersebut, Powell menyampaikan pesan singkat sekaligus penanda berakhirnya tugas sebagai ketua, “I won’t see you next time.”







