Pariaman – Pondok Pesantren Al-Mughny mencetak sejarah dengan meluluskan delapan santri tingkat Wustho untuk pertama kalinya.
Acara kelulusan perdana ini berlangsung meriah di Masjid Az-Zubaidah,kompleks pesantren,Kamis (9/10).
Pembina Yayasan Al-Mughny, Mukhlis Rahman, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para santri. “Untuk kelulusan perdana ini, ada 8 santri yang lulus,” ungkapnya.
mukhlis menjelaskan, empat santri akan melanjutkan pendidikan ke SMAN di Kota Pariaman. Sementara itu, empat santri lainnya memilih untuk tetap menimba ilmu di Ponpes Al-Mughny.
Menurut Mukhlis, pondok pesantren memiliki peran krusial dalam menumbuhkan semangat belajar agama dan Alquran sebagai pedoman hidup di era globalisasi.
“Para santri adalah pionir, bukti nyata kerja keras, ketekunan, dan keikhlasan,” tegas Mukhlis.
Perwakilan Pemerintah Kota Pariaman,Yota Balad,mengapresiasi dedikasi Ponpes al-Mughny dalam membina generasi muda.
“Lulusan perdana santri tingkat Wustho ini adalah bukti nyata komitmen Yayasan Al-Mughny,” kata Yota.
Pemko Pariaman, lanjut Yota, mendukung penuh visi misi Pariaman Risalah (beriman, saleh dan berakhlak).
Dalam kesempatan tersebut, Yota Balad menyematkan selempang sebagai simbol kelulusan santri tingkat Wustho, yang setara dengan jenjang SMP.







