Jakarta – Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pejabat tinggi di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sekretaris Jenderal ESDM, Dadan Kusdiana, dicopot dari jabatannya.
Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 147/TPA Tahun 2025 yang ditetapkan pada 10 September 2025.
Sebagai pengganti dadan Kusdiana, Presiden Prabowo menunjuk Ahmad Erani sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM yang baru.ahmad Erani adalah seorang ekonom yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Eksekutif INDEF.
Selain Dadan, dua pejabat tinggi lainnya di Kementerian ESDM juga terkena perombakan.
Jisman P. Hutajulu diberhentikan dari jabatan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan. Letjen TNI (Mar) (Purn) Bambang Suswantono juga dicopot dari posisi Inspektur Jenderal.
Irjen Pol. Yudhiawan ditunjuk sebagai Inspektur Jenderal Kementerian ESDM menggantikan bambang. Sementara itu, Jisman P. Hutajulu kini menjabat sebagai Staf ahli Bidang Perencanaan strategis Kementerian ESDM.
“Memberhentikan dengan hormat dari jabatannya masing-masing: Sdr. Dr. Ir. Dadan Kusdiana, M.Sc., sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terhitung sejak pelantikan pejabat baru,” demikian bunyi Keppres tersebut.
Dadan Kusdiana menjabat sebagai Sekjen Kementerian ESDM sejak 31 Juli 2023. Sebelumnya, lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menduduki berbagai posisi penting di Kementerian ESDM.
Ia memulai karirnya di Direktorat Listrik dan Pemanfaatan Energi pada tahun 1992. Selama berkarir, Dadan pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Komunikasi Publik ESDM, Direktur Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dan Sekretaris Dirjen EBTKE.
Pencopotan dan pengangkatan pejabat ini disertai dengan ucapan terima kasih atas jasa dan pengabdian yang telah diberikan.
“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” bunyi diktum ketiga Keppres tersebut.







