Jakarta – Kabar baik menghampiri para pegawai Kementerian energi dan Sumber daya Mineral (ESDM).Tunjangan kinerja (tukin) mereka dipastikan naik hingga 100 persen.
Kepastian ini diumumkan langsung oleh Menteri ESDM, bahlil Lahadalia.Bahlil mengungkapkan, kenaikan tukin ini telah disetujui oleh Presiden prabowo Subianto. Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan keputusan presiden (Keppres).
“Beliau menandatangani kepada saya, Pak Menteri, saya tanda tangan (kenaikan tukin) ini sebagai bentuk penghargaan negara kepada aparat negara yang ada di ESDM,” ujar Bahlil saat upacara peringatan Hari Pertambangan dan Energi ke-80 di Monas, Jakarta, jumat (24/10).Namun, Bahlil mengingatkan, kenaikan tukin ini harus sejalan dengan peningkatan kinerja.
Presiden Prabowo, kata Bahlil, meminta seluruh aparat negara di ESDM memberikan kontribusi terbaiknya untuk membangun bangsa dan negara.
Bahlil juga menegaskan, tidak boleh ada lagi praktik-praktik lama yang merugikan negara, terutama dalam pemberian izin tambang.
Ia mengancam akan menindak tegas pejabat yang masih melakukan praktik koruptif.”Jangan lagi gaya-gaya lama dipakai, jangan lagi ada cara-cara lapan enam (86), terutama kepada dirjen-dirjen yang memberikan izin-izin. Kalau saya tahu, kalau ada laporan, saya tidak segan-segan untuk saya rumahkan kalian,” tegas Bahlil.







