Tutup
Regulasi

Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Menguat di Asia?

189
×

Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Menguat di Asia?

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Rupiah kembali tertekan di pasar spot pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (22/12/2025), menyentuh level Rp 16.777 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kondisi ini berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang Asia yang justru menguat terhadap dolar AS.

Pelemahan rupiah tercatat sebesar 0,16% dibandingkan penutupan pada Jumat (19/12/2025) yang berada di level Rp 16.723 per dolar AS.

Baht Thailand memimpin penguatan mata uang di Asia dengan kenaikan sebesar 0,78%. Disusul oleh yen Jepang yang melesat 0,18%.

Dolar Singapura juga mengalami kenaikan sebesar 0,13%, sementara dolar Taiwan naik 0,07%. Yuan China tercatat menguat 0,04%.

Dolar Hongkong naik tipis 0,03%, dan peso Filipina stabil dengan kecenderungan menguat tipis.

Di sisi lain, rupee India mengalami pelemahan terdalam di Asia dengan penurunan sebesar 0,28%.

Won Korea Selatan juga melemah 0,16%, dan ringgit Malaysia turun tipis 0,03% terhadap dolar AS.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak tinggi pada Sabtu (10/1/2026). Mengutip situs Logam Mulia, Sabtu (10/1/226), harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.602.000. Harga emas Antam itu melejit Rp 25.000 jika dibandingkan dengan harga pada Jumat (9/1/2026) yang berada di level Rp 2.577.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com NEW YORK. Indeks utama bursa saham Wall Street ditutup menguat di akhir pekan ini, Jumat (9/1/2026). Indeks S&P 500 bahkan menguat ke penutupan tertinggi sepanjang masa alias all time high didorong oleh saham Broadcom dan produsen chip lainnya. Jumat (9/1/2026), indeks S&P 500 naik 0,65% dan mengakhiri sesi di level 6.966,28. Nasdaq menguat 0,82% menjadi 23.671,35, sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,48% menjadi…