JAKARTA – Nilai tukar rupiah di pasar spot kian terpuruk pada perdagangan Jumat (17/4/2025). Mata uang Garuda tercatat melemah 0,29% ke level Rp 17.190 per dolar Amerika Serikat (AS) dibandingkan penutupan hari sebelumnya di angka Rp 17.139 per dolar AS.
Kondisi ini menempatkan rupiah sebagai mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan Asia. Sepanjang perdagangan intraday, rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahnya di angka Rp 17.192 per dolar AS pada pukul 10.38 WIB.
Hingga pukul 12.00 WIB, mayoritas mata uang Asia cenderung bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah. Yen Jepang dan baht Thailand berada setingkat di atas rupiah setelah sama-sama terkoreksi 0,19%.
Tekanan serupa juga dirasakan oleh dolar Hong Kong dan dolar Taiwan yang tertekan 0,05%. Sementara itu, yuan China tergelincir 0,03% dan ringgit Malaysia melemah tipis 0,03% terhadap dolar AS.
Di sisi lain, rupee India mencatatkan kinerja terbaik di Asia dengan penguatan sebesar 0,48%. Dolar Singapura juga terpantau menguat 0,02%, diikuti oleh peso Filipina dan won Korea Selatan yang sama-sama naik tipis 0,01%.







